PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL OLEH AKADEMI IDE KALIMANTAN MELALUI PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA CAPING DI GANG MENDAWAI, KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v11i4.3747Abstract
Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpelaksanaanpemberdayaanmasyarakatsertamenganalisisfaktorpendukungdanpenghambatpelaksanaanpemberdayaanmasyarakatberbasispotensilokalmelaluipengembangankampungwisata di KampungCaping, Gang Mendawai.Penelitianinimenggunakankonseppendekatanpemberdayaanmasyarakatoleh Suharto.Jenispenelitian yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodepenelitiankualitatif.Metodepengumpulan data yang digunakandalampenlitianiniialahobservasi, wawancara, dandokumentasi.Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwapelaksanaanpemberdayaanmasyarakat di KampungCapingmelaluiduatahapanyaitu, perencanaandanpelaksanaan.Dalamtahapperencanaan, Akademi Ide Kalimantan mencobauntukmengetahuikebutuhanmasyarakatdanpotensi yang dapatdikembangkan.Pemberdayaanmasyarakatdijalankanmelaluipembentukankelompok program yang didampingiolehAkademi Ide Kalimantan.Adapunfaktorpendukungterlaksananyapemberdayaanmasyarakat di KampungCapingyaitu: 1. Tingginyaantusiasmedanpartisipasimasyarakat; 2. Besarnyadukunganpemerintahsetempatdanpihakswasta; 3. Kemampuandalammenjalinkerjasamadenganpihak-pihakpendukungpelaksanakegiatanpemberdayaansangatbaik. Sedangkanfaktorpenghambatterlaksananyapemberdayaanmasyarakat, yaitu: 1. Adanyakecemburuan di tengahmasyarakat yang kerap kali mengakibatkankonflik; 2. Kurangnyatenagaahli yang berkompeten di beberapabidangkelompokpemberdayaan; 3. Permasalahanterkaitdanaanggaranpelaksanaan program pemberdayaan.
Kata kunci:Pemberdayaan, Masyarakat, PotensiLokal, KampungWisata