Peran Petugas Kesehatan Puskesmas Perumnas II Dalam Pelaksanaan Program Imunisasi Balita Di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat

Authors

  • Noer Agni Hygeaputri Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Rupita Rupita Tanjungpura University image/svg+xml
  • Antonia Sasap Abao Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v11i4.3752

Abstract

Noer Agni Hygeaputri : Peran Petugas Kesehatan Puskesmas Perumnas II Dalam Pelaksanaan Program Imunisasi Di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak. Skripsi Program Studi Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak 2022

 

Tulisan ini mengkaji tentang “Peran Petugas Kesehatan Puskesmas Perumnas II Dalam Pelaksanaan Program Imunisasi Di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak.” Adapun tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peran petugas kesehatan Puskesmas Perumnas II dalam pelaksanaan Program Imunisasi dan menganalisis tingkatan dari peran petugas kesehatan Puskesmas Perumnas II dalam pelaksanaan Program Imunisasi di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.   Penelitian ini menggunakan metode analisa kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui peran apa saja yang telah dijalankan oleh petugas kesehatan puskesmas perumnas II dalam  pelaksanaan imunisasi. Adapun peran yang petugas kesehatan lakukan sebagai komunikator yakni memberikan informasi terkait imunisasi, motivator yakni memberikan motivasi kepada ibu balita untuk memenuhi imunisasi balita, dan fasilitator yakni menyediakan berbagai fasilitas standar imunisasi sesuai dengan buku Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi tahun 2013, serta konselor yakni menyediakan waktu untuk berbagi keluhan dan saran dengan ibu balita. Sedangkan peran dari para petugas yang paling dominan adalah sebagai komunikator.

Kata kunci :  Peran, Petugas Kesehatan, Program Imunisasi

References

A.M, Sardiman. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Raja. Grafindo Persada.

A Potter, & Perry, A. G. 2007. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep,

Proses, Dan Praktik, edisi 4, Volume.2. Jakarta: EGC.

DEPKES RI. 2002. Modul pelatihan konseling bagi bidan pada klinik IBI, Jakarta : Departemen Lesehatan Republik Indonesia 2002.

Harahap, dkk 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung: Balai Pustaka.

Hidayat. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Koentjarajingrat. 1997. Metode-metode Penelitian Masyarakat/Redaksi

Koentjaraningrat.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Iqbal Mubarak, Wahit. 2012. Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsep dan Aplikasi dalam Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Mardalis. 2003. Metode Penelitian Kualitatif (Suatu Pendekatan Proposal).Jakarta: Bumi Aksara.

Mundakir. 2006. KomunikasiKeperawatan.Yogyakarta : Graha Ilmu

Muninjaya. 2004. Manajemen Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku. Kedokteran EGC: 220-234.

Nawawi, H. 2001. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Soerjono, Soekanto. 2002. Teori Peranan, Jakarta: Bumi Aksara, Hal 243.

_______________. 2013. Sosiologi Suatu Pengantar. PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta, hlm. 212-213.

Simatupang, Erna Juliana. 2008. Manajemen Pelayanan Kebidanan. Jakarta: EGC

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D.

(cetakan ke-12). Bandung: Alfabeta.

Sumber Jurnal:

Nizar Maulana, Muhamad. (2018).

“Peran Petugas Kesehatan Puskesmas

Lumbung Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Ibu Mengenai Pemberian Imunisasi Bayi Di Desa Darmaraja Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis”. Jurnal Online. Diakses pada tanggal 07 Maret 2020

Sulistiyani, Pratiwi., & Shahuliyah, Zahroh., & Cahyo, Kusyogo. 2017. “Penolakan Masyarakat Terhadap Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Balita”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5, 5, 1087-1088. Diakses pada tanggal 5 Oktober 2017

Artikel:

Widyawati, 2020. “Anak Yang Tidak Diimunisasi Paling Rentan Tertular Virus Di Sekolah”.(https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210430/0437606/anak-yang-tidak-diimunisasi-paling-rentan-tertular-virus-di-sekolah/)Diakses pada tanggal 30 April 2020

Devita Sella, Ellisa 2021. “Sisi Lain Covid-19 Dari Kacamata Sosial Budaya.” (https://syariah.iainponorogo.ac.id/sisi-lain-pandemi-covid-19-dari-kacamata-sosial-budaya/) Diakses pada tanggal 31 Agustus 2021

Published

2022-12-30