POTRET SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA DI WILAYAH WISATA WATERFRONT CITY KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v12i1.3779Abstract
Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan serta menalisiskehidupan sosial dan ekonomi PKL berjualan makanan dan minuman. serta mengetahui perubahan pendapatan Pedagang Kaki Lima yang menjualmakanan serta minuman di wilayah wisata waterfront city, kota Pontianak sesudah adanya waterfront city. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwaHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dibangunnya waterfront city oleh Pemkot Kota Pontianak telah memberikan dampak perubahan sosial ekonomi terhadap pedagang kreatif lapangan. Dulu sebelum adanya waterfront city kondisi sosial ekonomi Pedagang kaki Lima dinilai kurang mencukupi untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari mereka, namun setelah dibangunnya waterfront city banyak memberikan dampak yang baik bagi para pedagang diantaranya meningkatnya pendapatan, terbukanya peluang pekerjaan, serta lokasi berdagang yang baru lebih strategis.Perubahan sosial pedagang pasca dibangunnya waterfront city disebabkan beberapa hal antara lain yaitu: (1) Adanya peningkatan pendapatan yang dialami pedagang pasca berjualan di waterfront city. (2) Adanya sebagian pedagang baru yang berdatangan dan bukan dari wilayah setempat. (3) Terjadinya interaksi antara pedagang dengan pedagang, maupun antara pedagang dan aparatur pemerintah yang berwenang di wilayah waterfront city. Diharapkanpembinaan pedagang oleh Dinas Perdagangan Kota Pontianak di masa mendatang hendaknyamenambah ruang untuk pedagang agar bisa berpartisipasi dengan aktif.
Kata Kunci : Potret, Sosial, Ekonomi, PKL, waterfront city.