Peran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat Dalam Pemberdayaan Anak Tunarungu Di Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Kota Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v12i4.4643Abstract
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan belum berhasilnya program bahasa isyarat oleh Dinsos Provinsi Kalbar dikarenakan asset tidak cukup untuk memampukan anak-anak tunarungu dalam mengembangkan diri mereka yang sebenarnya, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki. Di mana anak tunarungu mengalami masalah dalam berkomunikasi dengan anak-anak biasa, sehingga mereka harus diberdayakan. Penelitian dengan judul “Peran Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat dalam Pemberdayaan Anak Tunarungu Di Sekolah Luar Biasa Dharma Asih Kota Pontianak”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Dinsos dalam pemberdayaan anak tunarungu dan mendeskripsikan tantangan dan upaya untuk memberdayakan anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulam data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah Teori Pemberdayaan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan diperoleh bahwa membuat program yang tepat dan besar sangat mempengaruhi keberadaan anak tunarungu. Memenuhi setiap prasyarat dalam program saat ini. Kegiatan ini juga harus memiliki pilihan untuk menggerakkan, mempengaruhi, dan mengarahkan anak-anak tunarungu untuk berkolaborasi. Anak-anak tunarungu harus dikelola dengan kemampuan dan pengetahuannya agar bimbingan yang diberikan dapat diterima secara baik.
Kata kunci: Pemberdayaan, Tantangan dan Upaya Memberdayakan Anak Tunarungu
References
Ambar, Teguh Sulistiyani. 2004. Kemitraan dan Model-Model Pemberdyaan. Yogyakarta: Gava Media.
A. Smith, J. (2012 : 283-287). Pendekatan Tunarungu. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Ambar Teguh , 2004, Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Anni, Catharina Tri dan Achmad Rifa’i. (2011:16). Psikologi Pendidikan. Semarang: UNNES Press.
Chatarina Rusmiyati. (2011). Pemberdayaan Remaja Putus Sekolah. Yogyakarta: B2P3KS
Patilima, (2011 : 25) Metode Penelitia Kualtaif. Bandung : CV. Alfaberta.
Soetomo, 2013. Masalah Sosial dan Upaya Penanganannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Soehandy, joesoef. 1997, tesis, partisipasi masyarakat dalam program pengembangan terkendali di kawasan kota.
Wijayanti, F. M. (2011:18). Pengaruh CIRC dan PALS terhadap Kemammpuan Membaca Pemahaman. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
World Bank 2001 dalam Totok dan Poerwoko (2012: 27
Dokumen resmi:
UU (n.d) RENSTRA 2019-2023 bagi penyandang disabilitas
Renstra Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2011-2015 di mana pada tahun 2016 dan 2017 juga dilakukan sosialisasi