POLA PEMBERDAYAAN PENGAMEN JALANAN PADA UNIT TAMAN BUDAYA KOTA PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v3i2.471Abstract
Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang pola pembinaan terhadap pengamen jalanan pada Unit Taman Budaya di Kota Pontianak. Tujuan Penelitian ini adalah mengungkapkan : pertama, pengaruh keberadaan pengamen jalanan terhadap masyarakat Kota Pontianak; kedua, pola pemberdayaan Unit Taman Budaya Kota Pontianak terhadap pembinaan pengamen jalanan; ketiga, faktor-faktor yang menyebabkan terhambatnya program pemberdayaan Unit Taman Budaya Kota Pontianak. Metode penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, Unit Taman Budaya Kota Pontianak melakukan tindakan sosial berupa pemberdayaan guna menciptakan kemandirian dan probabilitas kelangsungan hidup yang menunjang masa depan pengamen jalanan; kedua, pembinaan melalui pola pemberdayaan terhadap pengamen jalanan yang dilakukan oleh Unit Taman Budaya Kota Pontianak, yaitu dengan melakukan kegiatan yang mencakup bina manusia, komprehensif-integratif, dan kampanye sosial; ketiga, faktor-faktor yang menghambat program pemberdayaan di bidang seni musik meliputi : pendataan, pengalokasian dana, dan sarana dan prasarana. Adapun saran yang dapat diberikan, yaitu untuk mengoptimalkan proses pembinaan pada pengamen jalanan yang dilakukan oleh Unit Taman Budaya Kota Pontianak, ada baiknya melakukan terobosan program kegiatan yang kreatif dan inovatif seperti kolaborasi seni musik dan seni lainnya (seni theater, seni tari dan seni budaya) sehingga terdapat pola pemberdayaan yang bisa dijadikan contoh bagi lembaga lainnya.
Kata kunci : pengamen jalanan, pola pemberdayaan, dan Unit Taman Budaya