PARA PEMUDA DESA PENIRAMAN UNTUK MENJADI PETANIDI DESA PENIRAMAN KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v13i2.4711Abstract
Tujuanpenelitianadalah (1) Mendiskripsikan dan menganalisis Bentuk Strategi menuju pengusaha petani muda melalui Taruna Tani Mandiri Di Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah (2) Mendeskripsikan hambatan pengusaha petani muda melalui Taruna Tani Mandiri Di Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.Pengumpulan data dilakukan dengancara menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang diolah dan diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi untuk pengecekan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi yang dilakukan oleh kelompok tani TarunaTan iMandiriadalah menarikminat para pemuda dan yang kedua adalah dengan pemberdayaan para pemuda sehingga nantinya akan lahir para pengusaha tani muda(2) Faktor pendungkung dan penghamba tmenuju pengusaha tani muda adalah factor Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM )yang memadai sehingga mempermudah dalam menuju pengusaha tani muda. Adapun factor penghambatnya adalah kurangnya ilmu pengetahuan para pemuda yang tergabung, (3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan menuju pengusa hatani muda adalah memberdayakan para pemudadengan menghadirkan para pelatih yang berkompetendibidangnya. Sehinggadenganiniakanmenghalauhambatanbagi para anggota kelompo ktani Taruna Tani Mandiri.
Kata Kunci :Strategi, Petani Muda Mandiri,
References
Adisasmita, Rahardjo. 2006. Pembangunan Dan Pedesaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Badan Pusat Statistik Jakarta Pusat. 2018. Pendataan Sosial Ekonomi Tahun 2018. Jakarta Pusat : Badan Pusat Statisti
Bratakusumah, Deddy Supriady & Riyadi. 2005. Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Departemen Pendidikan. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Belajar.
Fauzi, N. 2018. Potensi Dan Strategi Pengembangan Pertanian Pada Kelompok Tani. IPB Press. Bogor
Hovland, Carl I. 2009. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Jakarta:Erlangga
Ibrahim, Jabal Tarik. 2003. Sosiologi Pedesaan. Malang: Universitas Muhammadiah.
Marzali, Amri, 2003. Strategi Petani Cikalong dalam Menghadapi Kemiskinan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Mubyanto. 2000. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3S.
Moleong, Lexy J. 2009. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Nursalam. 2010. Strategi Pengusaha Kecil dan Menengah (UKM) masyarakat Desa melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat. Skripsi. Malang: Universitas Terbuka.
Pranarka, A.M.W, Vidhyandika. 1996. “Pemberdayaan (empowerment)” dalam Onny Prijono dan Pranarka (ed). Pemberdayaan, Konsep, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: Centre for Strategic and International Studies.
Saebani, Ahmad. 2008. Metode Penelitian. Bandung: Pustaka Setia
Simatupang.M. 2004. Asas-asasPenelitian Behavioral. EdisiKetiga. Yogyakarta.
Soekanto, Soerjono. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sopiah. 2008. Prilaku Organisasi. Malang : Andi
Sugiyono. 2017. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Suharto, Edi. 2009. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Alfabeta.
Sumardi, Mulyanto. 1993. Kemiskinan Dan Kebutuhan Hidup. Jakarta: Rajawali.
Journal:
Ali, H.2016. Generasi Miillennial Indonesia:Tantangan dan Peluang Pemuda Indonesia. RetrievedDesember 30, 2016, from Alvara Research Center:https://alvara-strategic.com/generasi-millennial-indonesia tantangan-dan-peluang-pemuda-indonesia/
Peraturan Dan perundang-Undangan:
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
Undang Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan