DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA RIAM SOLAKNG TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DIDESA SENAKIN KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK

Authors

  • BIMA BALA ANGKARA Program Studi Ilmu Pembangunan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Fatmawati Fatmawati Tanjungpura University image/svg+xml
  • Nurwijayanto Nurwijayanto Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v13i3.4745

Abstract

Latar Belakang: Ekonomi sangat berperan penting dalam mengatur prinsip kebutuhan pokok sosial/masyarakat. Mempelajari ilmu ekonomi dapat melatih seseorang agar berjiwa sosial dan bersifat teliti serta ekonomis. Mempelajari ilmu ekonomi dapat melatih seseorang agar mampu mengatur atau mengelola nilai nominal dengan baik dan bijak. MetodePenelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode peneliitan deskriptif pendekatan kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau kejadian apa adanya berdasarkan fakta atau data yang ada dilapangan dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil: Berdasarkan penelitian ini, menyatakan masyarakat disekitar Wisata Riam Solang di Desa Senakin melakukan peran dalam Pengelolaan wisata agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. strategi masyarakat dalam meningkatkan ekonominya yaitu dengan cara membuka beberapa lapak jualan, menggunakan lahan kosong menjadi lahan parkiran, membuat fortal masuk menuju wisata dengan menetapkan tarif masuk sesuai kesepakatan bersama dan menyediakan beberapa fasilitas pariwisata. Dengan adanya kegiatan pariwisata khaususnya Wisata Riam Solang dapat membuka peluang usaha baru dalam meningkatkan ekonomi masyarat yang berkelanjutan jika dimanfaatkan dengan optimal, dengan adanya peningkatan ini akan berdampak pada pembangunan masyarakat dan mengurangi kemiskinan dan ketertinggalan daerah. Pendapatan berhubungan dengan masalah ekonomi, pendapatan berhubungan dengan lapangan usaha, kesempatan kerja dan masalah ekonomi lainnya. Kesempatan kerja dan kesempatan usaha akan mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup sesuai dengan pendapatan. Tingkat pendapatan yang diterima masyarakat berbeda-beda tergantung dari jumlah wisatawan yang berkunjung serta jenis usaha yang dijalankan, jika jumlah wisatawan banyak maka secara otomatis jumlah pendapatan yang diterima masyarakat juga mengalami peningkatan. Dampak wisata Riam Solang memberikan dampak postif terhadap masyarakat


sekitar seperti meningkatkan jumlah pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah jika dikelola dengan baik, karena dengan adanya kegiatan pariwisata akan membuka dan memeperluas peluang usaha dan kerja masyarakat.

Kata kunci: Dampak Wisata, Peningkatan ekonomi masyarakat, terbukanya peluang usaha

References

Aryanto. 2003. Eviromental marketing

pada ekowisata pesisir menggerakkan rakyat daerah otonom. Jakarta

Edy Suharto, Membangun Masyarakat

Memberdayakan Rakyat,

(Bandung: Reflika Aditama, 2010)

Etta Mamang Sangjadi, Sopiah Metodelogi

Penelitian Pendekatan Praktis Dalam

Penelitian, (Yogyakarta: Penerbit Andi, 2010)

Fajar Nugraha, Jejak Pemberdayaan

(Bandung:Yayasan Rumah Zakat, 2019)

Firmansyah dan Yoswaty. 2012.

Pembangunan Ekowisata Di Kecamatan Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara: Faktor Ekologis Hutan Mangrove. IV (2): 346-359.

Fendeli Chafid dan Mukhlison. 2000.

Pengusahaan Ekowisata. Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Yogyakarta.

Hadi. 2005. Bahan Kuliah Methodologi Penelitian Sosial, Kuantitatif, Kualitatif dan Kaji Tindak. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, UNDIP.

Implikasinya Terhadap Ketahanan Sosial

Budaya (Studi di Desa Wisata Brayut Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta), Jurnal

Ketahanan Nasional Vol 20, No 2.

Prasetyo Hadi Atmoko. “Strategi

Pengembangan Potensi Desa Wisata Brajan Kabupaten

Sleman”, dalam jurnal Media Wisata, Vol.12, No.2, (2014), hlm. 147, dalam http://amptajurnal.ac.id (diakses pada tanggal 7 februari 2020 pukul 10.23)

Rosid. 2012. Menggali Potensi Ekowisata

Sungai Ciliwung Bersama Bird Group. Ciliwung Sartono, D. 2000. Suatu Tinjauan Aturan Dasar Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam. Dalam Makalah Loka Karya Pengembangan EcoTourism di Taman Nasional Cisarua. Jawa Barat.

Rimas Martiarini, Strategi Pengembangan

Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Ketenger Baturraden Skripsi, Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Purwokerto 2017.

Sugima. 2002. Konservasi Alam Melalui Elaborasi Ekoturisme. htt:/www. Pikiran - rakyat. com/cetak 0203/150801. Htm di unduh 20 Desember 2012.

Tyas Arma Rindi 2019, pemberdayaan

masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Institut Agama Islam.

Metro.

Published

2024-09-30