PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PENENUN DI KAMPUNG WISATA TENUN KECAMATAN PONTIANAK UTARA

Authors

  • Nurlindawati Nurlindawati Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura
  • Indah Listyaningrum Tanjungpura University image/svg+xml
  • Nurwijayanto Nurwijayanto Tanjungpura University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v14i1.4778

Abstract

Kondisi kesejahteraan keluarga di Gang. Sambas Jaya mendorong para ibu rumah tangga untuk meningkatkan pendapatannya melalui produk tenun yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemberdayaan perempuan penenun, kendala-kendala yang dihadapi penenun serta dampak kegiatan tersebut terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Wisata Tenun Khatulistiwa Kecamatan Batu Layang Kabupaten Pontianak Utara. Menurut Winarni (1998) pemberdayaan masyarakat dapat diwujudkan melalui tiga hal, yaitu pengembangan, penguatan potensi dan penciptaan kemandirian. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak tujuh orang. Subyek penelitian ini adalah ketua seksi pemberdayaan masyarakat Desa Batu Layang, ketua Pokdarwis, ketua kelompok tenun dan anggota kelompok tenun yang memenuhi kriteria penulis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan, terlihat jelas bahwa pemberdayaan perempuan penenun di Desa Wisata Tenun Khatulistiwa tidak lepas dari bantuan pemerintah dan non pemerintah yang turut mendukung kegiatan melalui pendanaan, alat dan pendampingan. Hasil dari program pemberdayaan perempuan penenun antara lain perubahan aktivitas ibu rumah tangga yang hanya berdiam diri di rumah mengurus keluarga. Setelah program ini aktivitas ibu rumah tangga mengalami perubahan yaitu memiliki kemampuan mengajar dan mendidik menjadi lebih mandiri. Proses pemberdayaan ini memberikan dampak positif berupa nilai ekonomi bagi ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok pemberi. Dampak penerapannya antara lain peningkatan status sosial dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Fenomena ini membuktikan bahwa perempuan telah berperan penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga tanpa perlu terkait dengan pekerjaan rumah tangga.

 

Kata Kunci: Kesejahteraan Keluarga, Kualitatif, Pemberdayaan Perempuan, Wisata Tenun Khatulistiwa.

References

Alfitri. 2011. Community Development Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakary.

Nepiana D. 2003. Proses Pemberdayaan Masyarakat Terasing Melalui Program Penyuluhan. Bandung: Rosda Karya.

Ndraha, Taliziduhu. 2013. Dimensi-dimensi Pemerintah Desa. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Risyanti, Riza. Roesmidi. 2006. Pemberdayaan Masyarakat. Sumedang: Alqaprint Jatinangor.

Sumardi, Mulyanto. 1982. Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok. Jakarta: Rajawali.

Soeratno. 1996. Ekonomi Pertanian. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sudjana. 2004. Pendidikan Nonformal: Wawasan, Sejarah Perkembangan, Filsafat dan Teori Pendukung serta Asas. Bandung: Falah Production.

Sunuharjo, Bambang Swasto. 2009. Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok, Jakarta: Yayasan Ilmu Sosial.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.

Suharto, Edi. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Sugiarto Eko. 2015. Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif: Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Suaka Media.

Utomo, Yatno. Mardi. 2000. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Ekonomi, Tinjauan Teoritis Dan Implementasi. Jakarta: Bappenas.

Winarni, Tri. 1998. Memahami Pemberdayaan Masyarakat Desa Partisipatif dalam Orientasi Pembangunan Masyarakat Desa menyongsong aabad 21: menuju Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat. Yogyakarta: Aditya Media.

Wirutomo, Paulus. 2012. Sosiologi Untuk Jakarta: Menuju Pembangunan Sosial Budaya. Jakarta: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta.

Skripsi:

Andani, Nurul. 2017. “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru”. Skripsi. Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Darmalaksana, W. (2020). “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan”. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Noviyanti, Sri. 2019. “Pemberdayaan Masyarakat Desa Batujuai Melalui Program Asppuk (Asosiasi Pendampingan Perempuan Usaha Kecil Mikro)”. Skripsi. Mataram: UIN Mataram.

Nurbaiti.2019. “Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga ( Studi pada Pengelolaan Usaha Tenun Tembe Nggoli di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima”. Skripsi. Makasar: Universitas Negeri Makasar.

Silvana. 2020. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Kerajinan Tenun Dalam Meningkatkan Pendapatan di Desa Loli Tasiburi Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala”. Skripsi. Palu : IAIN Palu.

Jurnal

Bachri Bachtiar S. 2010. ”Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif”. Jurnal Tekonologi Pendidikan. Vol 10, No. 1: 46-62.

Dediansyah Agus, M. Sadikin, dan B. Wibowo. 2021. ”Tenun Sambas Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat”. Jurnal Pendidikan dan Sejarah. Vol 17, No. 2: 2-11.

Fathy, Rusdan (2018). Social capital of the ojek pangkalan:adaptation to online public transportation aplication. Jurnal masyarakat dan budaya. Vol. 20 (2). 197.

Firdaus, E., Firdaus, Firmanda, H., Kurnia, D., & Andrikasmi, S. (2020). Penerapan pemberdayaan masyarakat pelaku usaha lopek bugih melalui perlindungan hukum dan inovasi usaha desa palung Raya Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Riau. Unri Conference Series: Community Engagement. Vol 2.

Published

2025-03-30