KEHIDUPAN PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR ( TPA ) SIANTAN HILIR KECAMATAN PONTIANAK UTARA
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v4i2.617Abstract
Artikel ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai “Kehidupan Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara”. Metode penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan rata – rata mereka tidak menentu sekitar 500 – 600 ribuan perbulannya atau perharinya sekitar 20 – 30 ribuan. pendapatan yang tidak menentu inilah belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari – hari. Adapun kendalanya mereka saat bekerja mencari uang adalah, barang – barang yang mereka cari dan ingin di jual ke pengepul dan di daur ulang ternyata tidak ada. Melalui penulisan artikel ini dimaksudkan, agar pemerintah khususnya dinas kebersihan bisa memberikan bantuan dan bekerjasama untuk mengatasi keluhan pemulung dengan cara menyediakan fasilitas alat untuk mendaur ulang sampah. Sehingga, diharapkan dengan adanya bantuan dari pemerintah dapat membuat para pemulung menghasilkan sampah yang bermutu dan berkualitas yang banyak dan dapat menambah pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan membari tambahan hidup untuk keluarganya.
Kata-kata Kunci : Kehidupan Sosial, Kehidupan Ekonomi, Pemulung, Tempat Pembuangan Akhir (TPA).