KEHIDUPAN ANAK GAGAL SEKOLAH PADA 5 KELUARGA MAMPU DI DUSUN TEMBIRUHAN KECAMATAN JELAI HULU KABUPATEN KETAPANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/sociodev.v4i4.842Abstract
Artikel ini berjudul “Kehidupan Anak Gagal Sekolah Pada 5 Keluarga Mampu di Dusun Tembiruhan Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang”. Artikel ini memberikan pemahaman mengenai kehidupan anak gagal sekolah pada keluarga mampu dan faktor mempengaruhi anak gagal sekolah pada keluarga mampu.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan permasalahan apa adanya sesuai dengan fakta dan gejala yang dijumpai dilapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kehidupan anak gagal sekolah Secara umum mereka berkerja sebagai buruh di perkebunan (perusahaan) kelapa sawit yang ada di Dusun Tembiruhan. Faktor yang mempengaruhi anak gagal sekolah pada keluarga mampu adalah hubungan komunikasi orangtua dengan anaknya yang kurang baik ( tidak harmonis ), pendidikan itu hanya buang uang saja, dan pendidikan hanya menjadi beban bagi anak. Setelah mereka ( anak – anak yang gagal sekolah) gagal sekolah, mereka berkerja sebagai buruh di perkebunana kelapa sawit, dan mereka merasa bebas karena tidak adanya larangan dari orangtua untuk mereka bersenang - senang ( seperti mabuk – mabukan , berfoya – foya dan ngumpul sampai larut malam) dengan alasan uang yang mereka gunakan adalah uang mereka sendiri. Dampak yang di timbulkan dari banyaknya Anak Gagal sekolah di Dusun Tembiruhan adalah tingkat pendidikan anak di Dusun Tembiruhan menjadi rendah,meningkatnya angka kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi yang meningkat.
Kata-kata Kunci : Keluarga Mampu, Anak Gagal Sekolah ,Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Anak Gagal Sekolahdan Dampak Anak Gagal Sekolah