PEKERJA ANAK DI BAWAH UMUR DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT: Studi Kasus Di Desa Beruta Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah

Authors

  • SITI ASNAWATI NIM. E11111001 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v4i4.870

Abstract

Tujuan Penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang penyebab pekerja anak dibawah umur dan mendeskripsikan dampak-dampak yang terjadi terhadap pekerja anak di Desa Beruta. Dalam pelaksaan penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi penyebab anak harus bekerja di Desa Beruta adalah karena kondisi orang tua pada posisi ekonomi lemah, kurangnya motivasi orang tua, dan lingkungan yang tidak mengutamakan pendidikan. Adapun dampak yang ditimbulkan akibat tingginya pekerja anak di perkebunan kelapa sawit di Desa Beruta yaitu di jumlah anak yang mengalami putus sekolah meningkat, anak cenderung membolos belajar dan malas mengikuti pelajaran di kelas terutama pada saat panen kelapa sawit, pekerja anak perempuan memiliki sifat konsumtif contohnya mereka cenderung membeli dan menggunakan pakaian dengan mode terkini. Pada umumnya anak berperilaku layaknya seperti orang dewasa seperti gaya berpakaian pekerja anak perempuan yang sudah menampakan keseksiannya, anak sudah ber make-up, ketika bekerja dalam satu lokasi kerja pekerja anak perempuan mulai mengerti saling menjodoh-jodohkan dengan pekerja anak laki-laki.

 

Kata Kunci : Pekerja Anak. Perkebunan Kelapa Sawit. Putus Sekolah

Downloads

Published

2016-02-16