PENYELENGGARAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN (PNPM-MPD) DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR AIR BERSIH DI DESA KIUNG KECAMATAN SUTI SEMARANG KABUPATEN BENGKAYANG

Authors

  • ALOYSIUS NIM. E11111061 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v5i1.936

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan peran dan tingkat keberhasilan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) dalam proses pembangunan infrastruktur air bersih dan dampak dari pembangunan tersebut terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Kiung Kecamatan Suti Semarang Kabupaten Bengkayang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PNPM-MPd telah melaksanakan fungsinya dengan baik sebagai program pemerintah dalam pemerataan pembangunan di tanah air. Namun jika dilihat dari tingkat keberhasilnya, air yang dihasilkan dari infrastuktur tersebut, ternyata tidak mencukupi kuota masyarakat. Kurang maksimalnya hasil tersebut terjadi karena banyak faktor penghambat seperti, kurangnya pengawasan dari PNPM-MPd tingkat kecamatan dan kabupaten, kurangnya partisipasi dari masyarakat setempat dan kurangnya pengetahuan para pekerja saat proses pembangunan. Tingkat keberhasilan dari program PNPM-MPd dalam pembangunan tersebut pastinya menimbulkan beberapa opini dari masyarakat setempat, ada yang puas dan ada yang tidak. Kurangnya kuota air yang dihasilkan dari pembangunan membuat beberapa warga bahkan tidak mau menggunakan air bersih tersebut karena tidak adanya jangkauan yang cukup signifikan terhadap masyarakat yang tempat tinggalnya terpisah dari kelompok masyarakat lainnya.

 

Kata-kata Kunci: PNPM-MPd, Pemberdayaan masyarakat, Persepsi masyarakat.

Downloads

Published

2016-04-07