PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM JAMINAN PERSALINAN DI KELURAHAN BERINGIN KECAMATAN KAPUAS KABUPATEN SANGGAU

Authors

  • MEGA MUSTIKASARI NIM. E11112059 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v5i1.939

Abstract

Penulisan Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman masyarakat mengenai program jaminan persalinan (Jampersal) di Kelurahan Beringin sertamengungkapkan kendala-kendala masyarakat dalam program jaminan persalinan (Jampersal). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai program jaminan persalinan (Jampersal), karenakurangnya sosialisasi program Jaminan Persalinan (Jampersal).Kedua, kendala masyarakat dalam program jaminan persalinan (Jampersal) di pengaruhi beberapa faktor yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berpartisipasi. Pendidikan,ibu yang memiliki pendidikan rendah akan sulit untuk memahami program Jaminan Persalinan (Jampersal). Pekerjaan, ibu-ibu yang bekerja sebagai petani cenderung tidak menggunakan Jaminan Persalinan (Jampersal) karena mereka sibuk dengan pekerjaan mereka yang sangat menyita waktu. Jenis kelamin, dalam program Jaminan Persalinan (Jampersal) tidak hanya perempuan yang dapat berpartisipasi tetapi laki-laki juga dapat berpartisipasi dalam bentuk tenaga, ide, materi. Lama tinggal, semakin lama seseorang tinggal dalam lingkungan masyarakat semakin baik pula pengetahuannya. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program jaminan persalinan (Jampersal) pihak puskesmas diharapkan dapat mensosialisasikan program tersebut secara rutin supaya masyarakat paham akan program JaminanPersalinan (Jampersal).

 

Kata-kata Kunci: Partisipasi, Program, Jaminan Persalinan, Pemahaman, Kendala.

Downloads

Published

2016-04-07