PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN(PNPM-MP) DI DESA SATAI LESTARI KECAMATAN PULAU MAYA KABUPATEN KAYONG UTARA

Authors

  • MISTARUDIN NIM. E11111016 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/sociodev.v5i1.979

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menggambarkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan rabat beton yang didanai oleh PNPM-MP yang ada di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara. Penulis  memilih permasalahan tersebut karena penulis melihat bahwa masyarakat masih kurang berpartisipasi dalam pembagunan jalan rabat beton di Desa Satai Lestari  yang di danai oleh PNPM-MP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) khususnya pembangunan jalan rabat beton yang ada di Desa Satai Lestari, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara masih tergolong rendah, baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pemanfaatan hasil dari pembangunan. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam program pembangunan infrastruktur jalan  disebabkan oleh faktor internal (Usia, tingkat pendidikan dan tingkat penghasilan). Masyarakat yang berada dalam desa tersebut didominasi oleh anak-anak usia sekolah dan orang yang sudah lansia, sedangkan untuk usia yang produktif banyak kerja keluar daerah. Tingkat pendidikan, pada umumnya masyarakat yang tinggal di Desa Satai Lestari memiliki tingkat pendidikan yang masih rendah, rata-rata yang berusia produktif hanya mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD), walaupun kenyataannya ada yang mengenyam pendidikan Sekolah Lanjut Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), itupun hanya beberapa orang saja. Tingkat penghasilan masyarakat masih tergolong rendah, sehingga tidak memiliki waktu luang untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan, karena apabila masyarakat tidak bekerja untuk mendapatkan uang, maka kebutuhan hidupnya tidak tercukupi. Selain itu juga ada faktor eksternal yang menjadi penghambat partisipasi masyarakat (Keadaan cuaca, keaktipan fasilitator dan pemerintah). Keadaan cuaca yaitu pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pada musim hujan, sehingga masyarakat tidak bisa mengikuti kegiatan pembangunan infrastruktur jalan, keaktipan fasilitator dan pemerintah).

 

Kata-kata kunci : Partisipasi, Masyarakat, PNPM-MP, Kerusakan Fisik Jalan

Downloads

Published

2016-05-09