PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PETANI LOKAL DAYAK KENINJAL DI KECAMATAN BELIMBING KABUPATEN MELAWI

Authors

  • DEMITA SARY NIM. E51111020 fisip

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan kondisi sosial budaya sebelum dan sesudah masuknya perkebunan kelapa sawit, serta mengungkapkan perubahan sosial ekonomi masyarakat sejak adanya perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. Ditinjau dari teori perubahan sosial, teori ekologi, dan teori perubahan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan metode deskriftif, adapun subjek penelitian adalah masyarakat Kecamatan Belimbing, kepala desa dan temenggung/kepala adat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan sosial budaya sebelum dan sesudah masuknya perkebunan kelapa sawit, tidak hanya memberikan perubahan dalam mata pencarian masyarakat serta peningkatan perekonomian keluarga saja. Namun hal tersebut juga mempengaruhi perilaku sosial masyarakat. Hal ini dipengaruhi karena dulunya sebagian masyarakat Kecamatan Belimbing bermata pencarian sebagai petani ladanag berpindah, sehingga penghasilan masyarakat dirasakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Perubahan sosial yang terjadi menimbulkan dampak tersendiri bagi masyarakat, dampak yang di timbulkan secara positif yaitu terbukannya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, pendidikan anak, penggunaan teknologi dan sebagainya. Sedangkan dampak negatifnya, yaitu memudarnya budaya gotong-royong didalam masyarakat serta terjadinya kerusakan alam dan lingkungan, seperti kondisi jalan yang berdebu dan berlubang, air sungai yang tidak layak dikomsumsi lagi akibat dari pencemaran limbah pabrik perusahaan.

 

Kata-kata  Kunci: Perubahan Sosial, Ekologi, Budaya dan Masyarakat

Downloads

Published

2016-05-27