PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PETANI LOKAL DAYAK KENINJAL DI KECAMATAN BELIMBING KABUPATEN MELAWI
Abstract
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan kondisi sosial budaya sebelum dan sesudah masuknya perkebunan kelapa sawit, serta mengungkapkan perubahan sosial ekonomi masyarakat sejak adanya perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. Ditinjau dari teori perubahan sosial, teori ekologi, dan teori perubahan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan metode deskriftif, adapun subjek penelitian adalah masyarakat Kecamatan Belimbing, kepala desa dan temenggung/kepala adat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan sosial budaya sebelum dan sesudah masuknya perkebunan kelapa sawit, tidak hanya memberikan perubahan dalam mata pencarian masyarakat serta peningkatan perekonomian keluarga saja. Namun hal tersebut juga mempengaruhi perilaku sosial masyarakat. Hal ini dipengaruhi karena dulunya sebagian masyarakat Kecamatan Belimbing bermata pencarian sebagai petani ladanag berpindah, sehingga penghasilan masyarakat dirasakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Perubahan sosial yang terjadi menimbulkan dampak tersendiri bagi masyarakat, dampak yang di timbulkan secara positif yaitu terbukannya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, pendidikan anak, penggunaan teknologi dan sebagainya. Sedangkan dampak negatifnya, yaitu memudarnya budaya gotong-royong didalam masyarakat serta terjadinya kerusakan alam dan lingkungan, seperti kondisi jalan yang berdebu dan berlubang, air sungai yang tidak layak dikomsumsi lagi akibat dari pencemaran limbah pabrik perusahaan.
Kata-kata Kunci: Perubahan Sosial, Ekologi, Budaya dan Masyarakat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat