KEHIDUPAN PEKERJA SALES PROMOTION GIRL (SPG) DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kehidupan pekerja Sales Promotion Girl (SPG) berbagai brand di kota Pontianak dan menganalisis faktor apa yang mendorong perempuan mengambil pekerjaan sebagai Sales Promotion Girl (SPG). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Untuk mengumpulkan data dari responden menggunakan metode wawancara dan observasi. Setelah data dikumpulkan dan kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan model analisis kualitatif. Menggunakan Teori Skinner (dalam Notoatmodjo, 2003) merumuskan bahwa perilaku SPG merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus atau rangsangan dari luar. Oleh karena itu, perilaku terjadi melalui proses adanya stimulus terhadap organisme, dan kemudian organisme tersebut merespons. Pola perilaku adalah wujud yang mantap dari suatu rangkaian perilaku manusia atau golongan orang sehingga tampak dan dapat dideskripsikan. Selanjutnya menggunakan Teori Tindakan sosial Weber yang menjelaskan tindakan sosial SPG pada konsumen dan konsumen pada SPG pada dasarnya merupakan karakter atau ciri kepribadian yang dapat diamati ketika seseorang berinteraksi dengan orang lain, seperti dalam kehidupan berkelompok, kecenderungan perilaku atau tindakan sosial seseorang yang menjadi anggota kelompok akan terlihat jelas diantara anggota kelompok yang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan SPG berbagai brand memiliki kehidupan berbeda dalam menjalankan pekerjaannya sebagai SPG. Profesi SPG bagi perempuan disebabkan adanya faktor yang harus memilih profesi tersebut. Keluarga menjadi alasan atau faktor yang pertama, perempuan yang berprofesi sebagai SPG yang sebagian sudah berkeluarga harus memenuhi kebutuhan dan menafkahi keluarganya, sehingga harus tetap bekerja meskipun ada resikonya. Faktor kedua yaitu pendidikan, perempuan yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah memilih profesi SPG karena tidak menuntut tingkat pendidikan yang tinggi, dengan modal fisik badan dan kecakapan berkomunikasi, bisa bekerja sebagai SPG. Pergaulan menjadi faktor ketiga yang menjadikan perempuan memilih profesi SPG sebagai pekerjaannya.
Kata-kata Kunci : Kehidupan SPG, Faktor, Perilaku.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat