PERILAKU MENYIMPANG REMAJA DI OBYEK WISATA PANTAI PULAU DATOK KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA

Authors

  • RINTA HILDA ARYANTI NIM. E51111040 fisip

Abstract

Keberadaan obyek wisata di Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara khususnya Obyek Wisata Pantai Pulau Datok ini memicu terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja. Mereka menjadikan tempat wisata tersebut sebagai tempat untuk melakukan perilaku menyimpang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor perilaku menyimpang remaja serta upaya pemerintah dalam mencegah serta mengatasi perilaku menyimpang remaja di Obyek Wisata Pantai Pulau Datok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menekankan pada makna yang sesuai pada fakta dilapangan. Lokasi penelitian di khususkan pada Obyek Wisata Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Berdasarkan teori behaviorisme yang dikemukakan oleh Skinner yang menjelaskan bahwa penyimpangan terjadi dikarenakan seluruh perilaku manusia merupakan hasil dari belajar. Belajar artinya ada suatu perubahan perilaku terhadap organisme yang sebagai pengaruh dari lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya beberapa bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan remaja di Obyek Wisata Pantai Pulau Datok, perilaku menyimpang tersebut disebabkan oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal seperti keinginan dalam diri sendiri, ingin mencoba hal baru, pemikiran yang salah, rasa ingin tahu, kurangnya pengendalian diri, perasaan iri, ketidaktahuan tentang pengetahuan dari bahaya penggunaan dalam penyimpangan perilaku. Sedangkan faktor eksternal tersebut seperti pengaruh teman sebaya, keluarga, sekolah, kualitas lingkungan, pengaruh perkembangan zaman, ketersediaan barang serta tempat-tempat untuk melakukan penyimpangan, pengaruh media. Hal ini diperkuat dengan teori behaviorisme bahwa penyimpangan terjadi tidak hanya karena faktor individu itu sendiri melainkan karena pengaruh yang sangat besar dari suatu lingkungan atau proses dari belajar. Banyaknya perilaku menyimpang remaja ini memerlukan perhatian dari pemerintah khususnya dinas terkait dalam mencari solusi mengenai permasalah yang sangat memprihatinkan tersebut, agar obyek wisata yang disalah gunakan oleh remaja menjadi obyek wisata yang semestinya.

 

Kata-kata kunci : Faktor, Remaja, Perilaku Menyimpang

Downloads

Published

2017-04-18