INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA YANG TINGGAL DI ASRAMA DENGAN MASYARAKAT SEKITAR, STUDI : PADA ASRAMA MAHASISWA TRANSMIGRASI KALIMANTAN BARAT KELURAHAN BANGKA BELITUNG LAUT
Abstract
Skripsi ini berjudul “Interaksi Sosial Mahasiswa Yang Tinggal Di Asrama Dengan Masyarakat Sekitar, Studi Pada Asrama Mahasiswa Transmigrasi Kalimantan Barat Kelurahan Bangka Belitung Laut”. Perumusan masalah penelitian ini adalah “bagaimana interaksi sosial yang asosiatif antara mahasiswa yang tinggal di asrama mahasiswa transmigrasi KalBar dengan masyarakat sekitar di kelurahan bangka belitung laut”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk mendeskripsikan atau menjelaskan tentang bagaimana proses interaksi sosial yang terjadi di kehidupan Mahasiswa Asrama Transmigrasi KalBar dengan Masyarakat Sekitar di Kelurahan Bangka Belitung Laut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Jenis penelitian deskriptif yaitu jenis penelitian yang bermaksud untuk mendeskripsikan atau menjelaskan tentang bagaimana proses interaksi sosial yang terjadi di kehidupan Mahasiswa Asrama Transmigrasi KalBar dengan Masyarakat Sekitar di Kelurahan Bangka Belitung Laut. Metode penelitian kualitatif mengutamakan manusia sebagai instrumen penelitian, sebab mempunyai adaptasi yang tinggi sehingga dapat menyesuaikan diri dengan situasi yang dapat berubah ketika melakukan penelitian. Teori yang digunakan adalah teori Interaksi Sosial dari Gillin dan Gillin yang mencakup dua aspek, yaitu interaksi sosial yang asosiatif dan disosiatif. Namun dalam penelitian ini, peneliti hanya menggunakan interaksi sosial yang asosiatif, yang memiliki 2 komponen yaitu kerja sama dan akomodasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses kerja sama yang terbentuk antara mahasiswa transmigrasi dengan masyarakat sekitar karena adanya kepentingan dan tujuan yang sama. Konflik yang terjadi karena kesalahpahaman terhadap pembongkaran kios milik ketua RW diselesaikan melalui proses akomodasi, dalam bentuk musyawarah dan mediasi oleh tokoh masyarakat. Untuk selalu terciptanya suasana yang asosiatif, kepada mahasiswa sebagai pendatang harus mampu mengembangkan sikap akomodatif, dan toleransi.Dapat ditarik kesimpulan bahwa proses interaksi sosial yang terjadi antara mahasiswa transmigrasi dengan masyarakat pada umumnya dan pada kenyataan dilapangan berjalan dengan baik. Meskipun tidak dapat dipungkiri, disetiap kehidupan pasti ada yang namanya salah paham, konflik, bahkan pertikaian. Namun untuk menyikapi permasalahan tersebut, mereka memiliki cara yang harmonis untuk menyelesaikannya, yaitu dengan cara bermusyawarah, ataupun melibatkan pihak-pihak terkait untuk memecahkan masalah tersebut.
Kata- kunci : Interaksi, masyarakat, mahasiswa, kerja sama, akomodasi
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat