FENOMENA SOSIAL USIA TENGAH BAYA YANG BELUM MENIKAH DI DESA SEPADU KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS
Abstract
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab fenomena sosial usia tengah baya yang belum menikah, menganalisis faktor penyebab, dan mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan usia tengah baya dalam mencari pasangan untuk menglangsungkan pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu informan pangkal dan informan kunci yang ditentukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan subjek penelitian ini adalah usia tengah baya yang belum menikah sebanyak 6 orang. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi yang dikemukakan oleh Edmund Husserl, teori ini memahami tindakan sosial (yang berorientasi pada perilaku orang atau orang lain pada masa lalu, sekarang dan akan datang) melalui penafsiran. Berdasarkan hasil dari penelitian mengenai fenomena sosial usia tengah baya yang belum menikah, penyebab usia tengah baya masih melajang dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor ekonomi dan faktor lingkungan pergaulan. Dari ketiga faktor tersebut faktor yang paling berpengaruh adalah faktor psikologis yaitu faktor yang datang dari dalam diri informan itu sendiri seperti, kurang percaya diri, sulit menemukan pasangan sesuai kriteria, tidak punya kemauan yang kuat untuk menikah, takut untuk menikah, keadaan traumatis, takut mengulang sebuah hubungan yang salah. Serta adanya stigma atau prasangka buruk dari masyarakat terhadap usia tengah baya yang belum menikah. Adanya upaya-upaya yang dilakukan usia tengah baya dalam mencari pasangan yaitu dengan bepergian ketempat wisata, bersilaturahmi ketempat keluarga, pergi ke pesta-pesta perkawinan serta mau dijodohkan asal sesuai dengan kriteria yang diinginkan.
Kata-kata Kunci: Fenomena Sosial, Usia Tengah Baya, Belum Menikah
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat