KONFLIK DALAM KELUARGA YANG BERPOLIGINI DI KELURAHAN SIANTAN TENGAH KECAMATAN PONTIANAK UTARA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor penyebab konflik dalam keluarga yang berpoligini dan mendeskripsikan dampak dari terjadinya perkawinan poligini yang dilakukan oleh suami tanpa persetujuan dari istri. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori gender sebagai grand theory serta beberapa teori pendukung. Penelitian ini menggunakan analisa secara kualitatif dengan metode deskripstif. Subjek dalam penelitian ini adalah suami yang melakukan poligini serta istri pertama yang dipoligini dan dipilih secara pusrposive. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori gender dari Sugihastuti serta teori pendukung dari Lestari tentang konflik dalam keluarga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dikumpulkan berdasarkan catatan lapangan dan observasi, kemudian data dikumpulkan menjadi data yang lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek poligini di Kelurahan Siantan Tengah dilakukan dengan tidak mengikuti peraturan yang ada, melainkan dilakukan dengan jalan pintas melalui prosedur agama. Faktor penyebab konflik dalam keluarga poligini yang terjadi di Kelurahan Siantan Tengah disebabkan oleh tiga faktor, yaitu faktor ketidakjujuran suami, faktor ketidakadilan dalam pembagian waktu dan ekonomi serta faktor kecemburuan antar sesama istri. Dampak dari sering terjadinya konflik dalam keluarga yang berpoligini menyebabkan retaknya hubungan antara suami dan istri serta berdampak buruk terhadap keharmonisan keluarga. Perempuan yang mengalami ketidakadilan dalam ruang domestik dan publik seringkali tidak memiliki kekuatan untuk melawan, karena perempuan tidak memiliki posisi tawar yang baik dalam hal menentukan apa yang seharusnya dilakukan dan diperoleh.
Kata-kata Kunci: Poligini, Konflik, Gender
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat