PERILAKU PROSOSIAL PENDONOR DARAH DI PALANG MERAH INDONESIA (PMI) KOTA PONTIANAK. KALIMANTAN BARAT
Abstract
Permasalahan sosial yang dihadapi dalam masyarakat pada saat ini adalah masih kurangnya persediaan darah di PMI untuk wilayah kota Pontianak setiap harinya, jumlah pendonor golongan darah lain selain golongan darah O belum mencapai target. Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mendorong seseorang berperilaku prososial. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional, Struktur fungsional melihat masyarakat sebagai suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian yang saling berkaitan dalam keseimbangan, maka hubungan yang terjadi diantara pendonor dengan PMI serta semua peristiwa yang berkaitan di dalamnya seperti mendonorkan darah dan aktivitas yang lainnya mempunyai fungsinya tersendiri. Berdasarkan teori ini hendaknya terjadi suatu kesadaran diantara pendonor dan pengunjung bahwa betapa pentingnya menjadi pendonor karena berdasarkan ide dan nilai (norma-norma) adalah baik dan untuk mencapai tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data, observasi lapangan, wawancara dengan informan, dokumentasi dan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa PMI memiliki aturan, tindakan/ kebijakan, sikap PMI terhadap pendonor. Deskripsi menjadi pendonor darah terbagi menjadi dua, alur pendonor dan jam donor darah. Perbandingan pendonor dan pengunjung dipengaruhi oleh aspek kesehatan, berbagi, kerjasama. Faktor-faktor yang mendorong perilaku prososial pendonor adalah kehadiran orang lain, kondisi lingkungan, faktor menolong, faktor yang membutuhkan pertolongan.
Kata-kata Kunci : Pendonor, Prososial, PMI
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat