DAMPAK KEBERADAAN ALFAMART TERHADAP PEDAGANG TRADISIONAL DI PONTIANAK TIMUR
Abstract
Pontianak Timur merupakan salah satu Kecamatan yang sedang berkembang di Kota Pontianak. Perkembangan zaman saat ini telah merubah banyak aspek atau pola kehidupan masyarakat, begitu pula dalam hal berbelanja, banyak toko-toko modern bermunculan yang perlahan menggeser keberadaan atau eksitensi pedagang tradisional (pedagang kecil). Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak yang terjadi pada pedagang tradisional atau pedagang kecil akibat perkembangan menjamurnya toko modern, Mengungkapkan Gaya hidup masyarakat yang modern yang mempengaruhi pola berbelanja sehingga berdampak pada pedagang tradisional atau pedagang kecil dan Menjelaskan strategi pedagang tradisional atau pedagang kecil untuk mengatasi perubahan gaya hidup masyarakat dalam perkembangan pola berbelanja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori interaksi sosial (Disasosiatif) oleh Jhon Lewis Gillin. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti yakni 50 % pedagang tradisional (pedagang kecil) menerima keberadaan Alfamart mereka mengaku Adanya Alfamart tidak mengganggu keberlangsungan usaha mereka dan 50% dari Pedagang tradisional (pedagang kecil) mengalami dampak negatif dari berdirinya Alfamart yang berada di sekitar lingkungan usaha mereka kerena konsumen yang sepi dan omset atau pendapatan yang menurun.Hasil penelitian ini, sama halnya dengan teori interaksi sosial (Disasosiatif) yang dijelaskan oleh Jhon Lewis Gillin, dimana pada proses disasosiatif terdapat proses persaingan dimana para Pedagang kecil melakukan berbagai strategi untuk tetap bisa bertahan dengan menjamurnya toko modern seperti Alfamart.
Kata Kunci: Dampak, Alfamart, Pedagang Tradisional
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat