KEHIDUPAN MASYARAKAT PETANI MISKIN (Studi Kasus Petani Karet Di Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas)
Abstract
Penulisan skripsi ini adalah untuk mengungkapkan kondisi kemiskinan masyarakat petani karet serta untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kemiskinan pada masyarakat petani karet di Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif, karena penelitian ini dipandang mampu menganalisa realitas sosial secara mendetil. metode kualitatif dapat digunakan untuk mengkaji, membuka, mengambarkan atau menguraikan sesuatu dengan apa adanya.. Adapun pengumpulan data dalam penelitiann kualitatif ini dilakukan meliputi: teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data kualitatif meliputi: reduksi data, sajian data dan verifikasi data. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja faktor penyebab kemiskinan pada masyarakat petani karet. Teori yang digunakan teori penyebab kemiskinan individual, sosial, kultural, struktural oleh suharto 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat banyak masyarakat petani karet yang tergolong miskin.. Adanya faktor-faktor penyebab kemiskinan pada masyarakat petani karet seperti faktor individual yang menyebabkan masyarakat yang menjadi miskin karena adanya kecacatan pribadi, dalam arti fisik, mental(attitude), malas, tidak jujur, merasa terasing sehingga mereka tidak dapat mencari perkerjaan, faktor sosial Kebutuhan tidak lepas dari kehidupan sehari-hari selama hidup manusia membutuhkan bermacam-macam kebutuhan, seperti makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, dan kesehatan. faktor kultural faktor mengacu pada persoalan sikap seseorang atau masyarakat yang di sebabkan oleh faktor budaya. Sikap budaya itu, seperti tidak mau berusaha untuk memperbaiki tingkat kehidupan, malas, pemboros, tidak kreaktif, meskipun ada pihak luar untuk membantunya, dan faktor struktural ialah kondisi atau situasi kurangnya perhatian pemerintah menyebabkan penyedian sarana dan prasarana di Desa Sebunga juga terbilang masih minim khusunya untuk masyarakat petani karet.
Kata-kata Kunci: Kemiskinan, Petani karet, dan Kebutuhan Keluarga
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat