PERUBAHAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT ATAS KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DESA BATU BARAT KECAMATAN SIMPANG HILIR KABUPATEN KAYONG UTARA

Authors

  • ERMA YUNITA NIM. E1041131074 fisip

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan sosial pada masyarakat yang terjadi di Desa Batu Barat Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara setelah adanya pekerbunan kelapa sawit. Adapun aspek-aspek dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Perubahan masyarakat dalam aspek pendidikan, kesehatan, sosial, transportasi dan penerangan listrik. (2) Perubahan pada aspek perekonomian yang meliputi perubahan mata pencaharian dan perubahan pendapatan. (3) Faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan sosial. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori perubahan sosial oleh Gillin dan Gillin. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa terdapat banyak perubahan yang terjadi di Desa Batu Barat setelah adanya perkebunan kelapa sawit antara lain: (1) Perubahan masyarakat dalam aspek pendidikan yaitu masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan untuk anak-anaknya. Perubahan masyarakat dalam aspek kesehatan yaitu masyarakat yang selalu menjaga kesehatan, karena kesehatan sangat penting untuk melakukan aktivitas dengan maksimal. Perubahan pada aspek sosial terjalinnya hubungan sosial antara masyarakat luar dengan masyarakat setempat. (2) Perubahan pada mata pencaharian dan perubahan pada pendapatan. (3) Perubahan pola pikir masyarakat dan perubahan gaya hidup. Terkait dengan hal tersebut, maka peneliti menyarankan agar masyarakat dan perusahan tetap manjaga kelestarian lingkungan alam dan lingkungan sosial. Dengan semakain meningkatnya pendapatan, di harapkan tetap menjadi masyarakat yang rendah hati, dan tidak sombong. Serta tetap menjaga keharmonisan masyarakat anatara satu sama lain.

 

Kata-kata Kunci: Perubahan Sosial, Perkebunan Kelapa Sawit, Masyarakat

Published

2018-05-24