PERILAKU SOSIAL REMAJA DALAM BERINTERAKSI DI CAFE”KOTA KITA” KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Authors

  • FITRIYANI NIM. E1041131002 fisip

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena akhir-akhir ini kegiatan nyantai di cafe merupakan hal yang sangat lumrah dilakukan tidak hanya bagi remaja laki-laki tetapi juga remaja perempuan. Dewasa ini, cafe terutama di Kota Pontianak bukan hanya berbentuk warung yang sederhana, tetapi juga sudah beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang lebih modern, aktifitas yang mereka lakukan seperti bermain catur,gaplek, santai ngobrol-ngobrol bermain game, bisnis dan menyinggung beberapa hal yang berkaitan tentang gaya hidup dan hubungan dengan orang lain, bahkan masalah politik yang juga sering di lakukan di kafe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif dan penelitian ini menggunakan teori interaksi sosial menurut Gillin dan Gillin dan MaxWeber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk Perilaku sosial remaja mengarah pada bentuk interaksi sosial Gillin dan Gillin dan Max Weber maka interkasi sosial dan perilaku sosial yang ada di cafe hanya ada dua yaitu : perilaku rasional instrumental yang ditunjukkan melalu prillaku afektif atau yang berorientasi pada emosi lebih mengarah pada perilaku yang negatif.2) Adanya proses asosiatif yaitu kerja sama,akomodasi dan asosiatif dari perilaku remaja yang biasa nongkrong di cafe tersebut. kerja sama yang biasa di lakukan dari di pilihnya cafe yaitu bertemunya penjul dan pembeli dari penjualan akses internet atau yang lebih di kenal sebagai online shop, akomodasi yaitu menyelesaikan suatu pertentangan entah itu suatu komnflik yang terjadi antar penjual dan pembeli di cafe tersebut, dan asimilasi yaitu mengurangi perbedaan yang ada, salah satunya tidak memandang suku ras dan agama dalam bergaul

 

Kata-Kata Kunci: Perilaku Sosial Remaja, Interaksi Sosial, Nongkrong Di Kafe, Kafe Kota Kita

Published

2018-05-24