PERILAKU SOSIAL REMAJA DALAM BERINTERAKSI DI CAFE”KOTA KITA” KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi karena akhir-akhir ini kegiatan nyantai di cafe merupakan hal yang sangat lumrah dilakukan tidak hanya bagi remaja laki-laki tetapi juga remaja perempuan. Dewasa ini, cafe terutama di Kota Pontianak bukan hanya berbentuk warung yang sederhana, tetapi juga sudah beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang lebih modern, aktifitas yang mereka lakukan seperti bermain catur,gaplek, santai ngobrol-ngobrol bermain game, bisnis dan menyinggung beberapa hal yang berkaitan tentang gaya hidup dan hubungan dengan orang lain, bahkan masalah politik yang juga sering di lakukan di kafe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif dan penelitian ini menggunakan teori interaksi sosial menurut Gillin dan Gillin dan MaxWeber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk Perilaku sosial remaja mengarah pada bentuk interaksi sosial Gillin dan Gillin dan Max Weber maka interkasi sosial dan perilaku sosial yang ada di cafe hanya ada dua yaitu : perilaku rasional instrumental yang ditunjukkan melalu prillaku afektif atau yang berorientasi pada emosi lebih mengarah pada perilaku yang negatif.2) Adanya proses asosiatif yaitu kerja sama,akomodasi dan asosiatif dari perilaku remaja yang biasa nongkrong di cafe tersebut. kerja sama yang biasa di lakukan dari di pilihnya cafe yaitu bertemunya penjul dan pembeli dari penjualan akses internet atau yang lebih di kenal sebagai online shop, akomodasi yaitu menyelesaikan suatu pertentangan entah itu suatu komnflik yang terjadi antar penjual dan pembeli di cafe tersebut, dan asimilasi yaitu mengurangi perbedaan yang ada, salah satunya tidak memandang suku ras dan agama dalam bergaul
Kata-Kata Kunci: Perilaku Sosial Remaja, Interaksi Sosial, Nongkrong Di Kafe, Kafe Kota Kita
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat