FUNGSI TUAK DALAM BUDAYA MASYARAKAT DAYAK BEKIDOH DI DESA PISANG KECAMATAN JANGKANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pentingnya peran tuak dalam tradisi masyarakat, mendeskripsikan dan menganalisis berbagai macam tuak, mendeskripsikan dan menganalisis makna tuak dalam kehidupan masyarakat, mendeskripsikan dan menganalisis beberapa dampak kebiasaan meminum tuak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peminum tuak yang sudah berkeluarga, keluaraga yang pernah mengadakan upacara adat, ketua adat, masyarakat pengkonsumsi tuak dengan porsi berlebihan. Hasil penelitian ini menunjukan betapa penting tuak dalam budaya masyarakat di desa Pisang yaitu dapat dilihat dari peran tuak pada tradisi masyarakat seperti upacara tak suma’k gawai, pernikahan, kelahiran, kematian, bedukun, bebike begitu penting perannya dalam mensuksesakan kegiatan. Ada empat macam tuak yaitu tuak beras ketan, tuak singkong, tuak tampui dan tuak pisang. Makna tuak dalam kehidupan masyarakat yaitu sebagai minuman kehormatan, mempererat persaudaraan dan kekeluargaan, sebagai ucapan rasa terimakasih, memberikan kenyamanan, memberikan kebahagiaan dan menjadi penyemangat. Selain memiliki fungsi yang baik dalam masyarakat tuak juga dapat menimbulkan permasalahan sosial seperti pertengkaran dalam rumah tangga dan tergangunya kesehatan masyarakat seperti deman dan sakit perut. Teori yang digunakan adalah teori fungsionalisme yang menekan konsep fungsi dalam melihat kebudayaan yang tedapat pada fungsi-fungsi tuak dan makna yang ada didalamnya.
Kata-kata kunci: Fungsi, Tuak, Makna, Masalah Sosial.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat