KELANGSUNGAN HIDUP BERKELUARGA PADA PERKAWINAN USIA MUDA DI DESA UPE KECAMATAN BONTI KABUPATEN SANGGAU

Authors

  • PETRUS CHANIEL NIM. E11110041 fisip

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab perkawinan usia muda serta dampak yang ditimbulkan dari perkawinan usia muda di Desa Upe Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan turun langsung serta memperoleh data dari wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor pendorong pernikahan dini di Desa Upe, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sangau, adalah faktor ekonomi, pendidikan, orang tua dan adat istiadat. Perkawinan usia muda juga menimbulkan dampak positif serta dampak negatif, dampak positifnya adalah membantu mengurangi beban orangtua, serta belajar dewasa dan bertangungjawab. Dampak negatifnya adalah kesulitan perekonomian, terjadinya kekerasan didalam rumah tangga, perselingkuhan, permasalahan antar keluarga bahkan tindak perceraian, hal ini dikarenakan belum matangnya cara berfikir dalam menyikapi suatu permasalahan, secara eksplisit mengisyaratkan bahwa pernikahan usia dini menunjukan ketidaksapan dalam segala hal.

 

Kata-kata Kunci : Pernikahan Dini, Faktor-Faktor Pendorong, Dampak Pernikahan Dini

Published

2022-03-30