POTRET INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS PELANGI KHATULISTIWA (PEKHA) DILINGKUNGAN MASYARAKAT KOTA PONTIANAK

Authors

  • NI MADE GUNARSIH NIM. E51111049 fisip

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan mendeskripsian mengenai interaksi yang terjadi antara komunitas Pelangi Khatulistiwa (Pekha) dengan masyarakat di Kota Pontianak. Permasalahan yang terjadi terkait proses interaksi yang dilakukan oleh komunitas Pekha dalam upaya yang dilakukan oleh Pekha agar masyarakat bisa menerima. Tujuan penelitian ini menunjukkan interasksi dan upaya yang dilakukan oleh Komunitas Pekha agar bisa berbaur dengan masyarakat tanpa adanya rasa takut dan diintimidasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Gillin & Gillin tentang proses asosiatif dan disosiatif. Penelitian ini menggunaan analisa secara kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota komunitas Pelangi Khatulistiwa (Pekha), Komisi Penanggulangan Aids Kota Pontianak, dan masyarakat kota Pontianak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan cara wawancara mendalam, observasi , dan dokumentasi. Data dikumpulkan berdasarkan catatan lapangan dan observasi kemudian data dikumpulkan menjadi data lengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan proses interaksi yang terjadi antar anggota komunitas dan interaksi yang terjadi antara komunitas pekha dengan masyarakat di kota Pontianak.Interaksi yang terjadi antara komunitas pekha dan masyarakat menjadi sebuah upaya agar tidak terjadi gesekan sosial yang merugikan kedua pihak. Pekha berharap komunitas tidak hanya dipandang dari sisi negatifnya saja, tapi juga sisi positifnya. Saran yang diberikan peneliti adalah sebagai sebuah komuntias dengan kaum minoritas yang masih menjadi pro-kontra untuk tidak hanya berharap kepada KPA untuk melakukan sosialisasi.

 

Kata-Kata Kunci: Interaksi Sosial, Komunitas, Pekha, Masyarakat

Published

2018-10-30