POTRET INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS PELANGI KHATULISTIWA (PEKHA) DILINGKUNGAN MASYARAKAT KOTA PONTIANAK
Abstract
Dalam penelitian ini bertujuan mendeskripsian mengenai interaksi yang terjadi antara komunitas Pelangi Khatulistiwa (Pekha) dengan masyarakat di Kota Pontianak. Permasalahan yang terjadi terkait proses interaksi yang dilakukan oleh komunitas Pekha dalam upaya yang dilakukan oleh Pekha agar masyarakat bisa menerima. Tujuan penelitian ini menunjukkan interasksi dan upaya yang dilakukan oleh Komunitas Pekha agar bisa berbaur dengan masyarakat tanpa adanya rasa takut dan diintimidasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Gillin & Gillin tentang proses asosiatif dan disosiatif. Penelitian ini menggunaan analisa secara kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota komunitas Pelangi Khatulistiwa (Pekha), Komisi Penanggulangan Aids Kota Pontianak, dan masyarakat kota Pontianak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan cara wawancara mendalam, observasi , dan dokumentasi. Data dikumpulkan berdasarkan catatan lapangan dan observasi kemudian data dikumpulkan menjadi data lengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan proses interaksi yang terjadi antar anggota komunitas dan interaksi yang terjadi antara komunitas pekha dengan masyarakat di kota Pontianak.Interaksi yang terjadi antara komunitas pekha dan masyarakat menjadi sebuah upaya agar tidak terjadi gesekan sosial yang merugikan kedua pihak. Pekha berharap komunitas tidak hanya dipandang dari sisi negatifnya saja, tapi juga sisi positifnya. Saran yang diberikan peneliti adalah sebagai sebuah komuntias dengan kaum minoritas yang masih menjadi pro-kontra untuk tidak hanya berharap kepada KPA untuk melakukan sosialisasi.
Kata-Kata Kunci: Interaksi Sosial, Komunitas, Pekha, Masyarakat
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat