FENOMENA CYBERBULLYING DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PADA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran dan pemahaman tentang fenomena cyberbullying (perundungan di dunia maya) dalam perspektif mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN) pada penggunaan media sosial Instagram di kota Pontianak. Topik permasalahan ini cukup menarik untuk diteliti dikarenakan dapat kita amati bahwa pada kondisi pandemi COVID-19 saat ini segala aktivitas dan interaksi sosial terjadi secara virtual, sehingga penggunaan dalam akses internet dan media sosial telah menjadi konsumsi bagi mahasiswa FISIP UNTAN. Maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif dan metode penelitian etnografi virtual. Dalam teknik penggumpulan data menggunakan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan secara virtual. Hasil penelitian ini tentu dikaitkan dengan teori konsumsi dari Jean P. Baudrillard dimana mahasiswa FISIP UNTAN mempunyai perspektif bahwa saat ini orang-orang telah terjebak dalam dunia simulasi yang menciptakan hipperealitas di media sosial yang mereka gunakan yaitu media sosial Instagram. Dunia simulasi yang telah menjadi konsumsi tersebut tentu akan berpengaruh juga dalam interaksi sosial di media sosial Instagram yang dihubungkan juga dengan teori interaksi simbolik Herbert Blumer dimana interaksi tersebut berupa simbolik yang dapat dilihat dari penanda, bahasa, istilah dan kode/simbol melalui komentar di akun media sosial Instagram individu atau kelompok yang bisa mengarah kepada timbulnya perundungan di dunia maya (cyberbullying). Dari hal tersebut maka akan memunculkan faktor-faktor, bentuk-bentuk dan dampak dari fenomena cyberbullying di media sosial Instagram.
Kata kunci: Masyarakat Konsumsi; Simulasi; Hipperealitas; Interaksi Simbolik Secara Virtual dan Cyberbullying
References
Alyusi, Dyah, S. 2016. Media Sosial: Intreraksi, Identitas, dan Modal Sosial. Jakarta: Kencana.
Boudrillard, Jean, P. 2014 Masyarakat Konsumsi. Bantul: Kreasi Wacana.
Featherstone, Mike. 2001. Postmodernisme dan Budaya Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nurul, Akmal. 2017. Kajian Dampak Penggunaan Media Sosial Bagi Anak dan Remaja. Jawa Barat: Pusat Kajian Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia.
Sugiharti, Rahma. 2014. Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Yang Bersifat: eksploratif, interaktif dan konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Sulianta, Feri., dan Wawan Hendrawan. 2015. Cyber Ethis & Cyberbullying New Paradigm in Indonesia. Bandung: Feri Sulianta.
Smith, Jonathan, A. 2021. Interaksionisme Simnolik, Idiografi dan Studi Kasus. Bandung: Nusamedia.
Susan, Novri. 2009. Sosiologi Konflik: Teori-Teori dan Analisis. Jakarta: Kencana.
Wijayanto, Enia, A., Lamria Raya Fitriyani., dan Lestari Nurhajati. 2019. Mencegah dan Mengatasi Bullying Di Dunia Digital. Jakarta: Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat London School of Public Relations.
Wiliar, Nancy, E. 2007. Cyberbullying and Cyberthreats: responding to the challenge of online social aggression, threats, anda distress. United States of American: Maloy, Inc.
Wirawan, I.B. 2012. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma: Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial. Jakarta: Kencana.
Yanuarita, Intan., dan Wiranto. 2018. Mengenal Media Sosia Agar Tak Menyesal. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Buku Elektronik:
Rosmalia, Dewi., dan Yustina Sriani. 2017. Sosiologi Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Jurnal Online:
Achmad, Zainal Abidin dan Racham Ida. 2018. Etnografi Virtual Sebagai Teknik Pengumpulan Data dan Metode Penelitian 2: 130-145.
(https://www.researchgate.net/publication/329016458_ETNOGRAFI_VIRTUAL_SEBAGAI_TEKNIK_PENGUMPULAN_DATA_DAN_METODE_PENELITIAN, diakses 5 Januari 2022).
Hinduja, Sameer., dan Justin W. Pacthin. 2010. Cyberbullying and Self-Esteem. American School Health Association 80: 614-621.
(https://www.researchgate.net/publication/284484160_Cyberbullying_and_self-esteem_Journal_of_school, diakses 18 Juli 2020).
Rohman, Fathur. 2016. Analisis Meningkatnya Kejahatan Cyberbullying dan Hatespeech Menggunakan Berbagai Media Sosial dan Metode Pencegahan 383-388.
(https://konferensi.nusamandiri.ac.id/proceeding/index.php/sniptek/article/view/124, diakses 21 Oktober 2019).
Susilo, Budi. 2018. Pemasaran Digital: Segmentasi Demografi Penggunaan Media Sosial di Kota Pontianak. Jurnal Eksplora Informatika 8 (1): 69-79.
(https://eksplora.stikom-bali.ac.id/index.php/eksplora/article/view/163, diakses 28 Juni 2021).
Zakirah, Dinda, MA. 2017. Mahasiswa dan Instagram: Studi Kasus Tentang Instagram Sebagai Sarana Membentuk Citra Diri di Kalangan Mahasiswa Universitas Airlangga 5-6.
(file:///C:/Users/Novi%20Purnama%20Sari/Downloads/Mahasiswa%20Dan%20Instagram.pdf, diakses 29 Juni 2020).
Skripsi:
Persada, Salshabila, P. 2014. Fenomena Perilaku Cyberbullying di Dalam Jejaring Sosial Twitter. Skripsi., Universitas Diponegoro.
Sanda, Antonius. 2016. Tinjauan Yuridis Terhadap Fenomena Cyber Bullying Sebagai Kejahatan di Dunia Cyber Dikaitkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 50/PUU-VI/2008. Skripsi., Universitas Hasanuddin Makasar.
Utami, Yana, C. 2014. Cyberbullying di Kalangan Remaja (Studi tentang Korban Cyberbullying di Kalangan Remaja di Surabaya). Skripsi., Universitas Airlangga.
Website:
Binus University Faculty of Economic & Communication. Metode Etnografi Virtual Trend Dalam Penelitian Media Sosial. Diakses 5 Januari 2022.
(https://communication.binus.ac.id/2020/11/09/metode-etnografi-virtual-trend-dalam-penelitian-media-sosial/, diakses 29 Juni 2020).
NapoleonCat. 2021. Social Media Users In Indonesia.
(https://napoleoncat.com/stats/social-media-users-in-indonesia/2021/05, diakses 28
Juni 2021).
Statista. 2021. Global Social Network Ranked by Number of Users 2021.
(https://www.statista.com/statistics/272014/global-social-networks-ranked-by-number-of-users/, diakses 28 Juni 2021).
Sudah Dong. tt. Buku Panduan Melawan Bullying.
(https://www.sudahdong.com/wp-content/uploads/2019/04/buku-panduan-melawan-bullying-sudahdong.pdf, diakses 21 Februari 2020).
Sudah Dong. tt. Sama-Sama Aman, Sama-Sama Nyaman: Panduan Bebas Cyberbullying.
(http://www.sudahdong.com/wp-content/uploads/2020/02/Sama-Sama-Aman-Sama-Sama-Nyaman.pdf, diakses 29 Juni 2021).
We Are Social. 2021. Digital 2021: The Latest Insights Into The State Of Digital.
(https://wearesocial.com/blog/2021/01/digital-2021-the-latest-insights-into-the-state-of-digital, diakses 29 Juni 2021).
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat