KEPUTUSAN UNTUK MENUNDA PERNIKAHAN PADA PRIA DI DESA MARIBAS KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS
Abstract
RAWI (E1041171045) : Keputusan Untuk Menunda Pernikahan Pada Pria di Desa Maribas Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Pontianak. 2022.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pertimbangan, mendeskripsikan dampak dan sanksi sosial dari masyarakat yang membuat pria melajang merespon agresif dan anti sosial pada pria di Desa Maribas Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Jenis penelitian kualitatif analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan teori pilihan rasional James Coleman dan tindakan sosial Max Weber. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa: pertama, faktor pertimbangan dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal karena cacat fisik, usia yang telah lanjut, adanya target yang belum tercapai, dan sering gagal dalam menemukan pasangan hidup. Faktor eksternal karena faktor ekonomi, lingkungan sosial yang sering bercerai, dan labelisasi negatif dari masyarakat yang melemahkan mental mereka untuk mencari pasangan hidup. Kedua, dampak yang ditimbulkan, yaitu dampak positif membuat mereka bahagia, bebas, dan lebih hemat karena tanpa tanggungan dan tekanan dari istri dan anak. Sedangkan dampak negatif membuat mereka sering diberi sanksi sosial oleh masyarakat, dan tidak adanya keturunan. Ketiga, sanksi sosial dari masyarakat yang membuat mereka merespon agresif dan anti sosial, yaitu diskriminasi terhadap keluarga mereka yang lebih muda tetapi lebih dulu menikah, bullying yang berlebihan dan tekanan dari masyarakat yang terlalu sering memaksa mereka untuk mencari pasangan hidup dan menikah. Saran dari penelitian ini, yaitu bagi pemerintah agar menerapkan regulasi dan menyebarluaskan melalui media agar masyarakat dapat memahami bahwa keputusan menunda pernikahan adalah hak pribadi seseorang. Bagi masyarakat diharapkan agar dapat menerima keberadaan pria melajang sebagai individu yang layak berkontribusi dalam kegiatan publik dan lain sebagainya tanpa bullying dan diskriminasi. Bagi pria dewasa, disarankan untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat tanpa anti sosial atau tindakan agresif.
Kata Kunci: Keputusan Menunda Pernikahan, Agresif, dan Anti Sosial.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat