PERILAKU REMAJA DALAM MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS DI DESA TAPANG SEMADAK KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah ingin menggambarkan dan menganalisis perubahan sosial perilaku remaja dalam mengkonsumsi minuman keras terhadap kegiatan invensi, difusi dan konsekuensi. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses invensi yang berkaitan dengan pengetahuan remaja tentang perilaku penggunaan minuman keras di Desa Tapang Semadak pada umumnya mempunyai pengetahuan yang kurang baik, karena dipengaruhi oleh tingkat pendidikan remaja yang tergolong pendidikan yang relative rendah. (2) Proses difusi yang berkaitan dengan sikap remaja tentang perilaku penggunaan minuman keras pada umumnya diawali dengan dorongan rasa ingin tahu yang tinggi dan mencoba-coba karena lingkungan teman-teman sepermainan banyak yang menggunakannya. (3) Proses konsekuensi yang berkaitan dengan keinginan atau kehendak remaja tentang perilaku penggunaan minuman keras pada umumnya disebabkan lingkungan pergaulan dan lingkungan keluarga. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan mengenai perilaku konsumsi minuman keras dikalangan remaja di Desa Tapang Semadak Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, dapat disarankan bahwa untuk menanggulangi kalangan remaja yang mempunyai kebiasaan minum-minuman keras, baik dilihat dari perubahan social melalui proses invensi, proses difusi dan proses konsekuensi, seharusnya perlu kontrol dari berbagai pihak dalam hal ini masyarakat, orang tua atau keluarga, pendidik, perangkat desa, aparat keamaanan.
Kata Kunci: Perilaku, Remaja, Konsumsi, Minuman Keras.
References
Ali, M. & Asrori, M. (2012). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hakim, Arif. (2004). Bahaya Narkoba dan Alkohol. Majalengka: Komp Cijambe Indah
Kinloch. G. C. (2009). Teori Sosiologi. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Moleong, J. L. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Notoatmodjo, Soekirdjo. (2010). Ilmu Perilaku dan Sikap .Jakarta: Rinera Cipta.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. (Terjemahan: Sarah Enis B) Jakarta: Erlangga.
Saebani, B. A. (2008). Metode Penelitian. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Sairin, S. (2002), Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Soekanto, S. (2006), Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali
Ulfa. (2005). Peran Orangtua Dalam Perkembangan Emosi. Semarang
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat