KEMISKINAN NELAYAN DI DESA TANJUNG SATAI KECAMATAN PULAU MAYA KABUPATEN KAYONG UTARA

Authors

  • Putri Anugrah Aji Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Donatianus Donatianus Tanjungpura University image/svg+xml
  • Viza Juliansyah Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Putri Anugrah Aji (E.1041161040) : Kemiskinan Nelayan Di Desa Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya Kabupaten kayong Utara. Skripsi Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura, Pontianak 2021.

Penulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan yang menggambarkan realita kemiskinan nelayan di Desa Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara. Permasalahan ini sangat menarik untuk diteliti dikarenakan Desa Tanjung Satai merupakan salah satu desa yang paling banyak mengekspor ikan, terutama ikan gembung pada saat musimnya. Seharusnya dengan kekayaan sumber daya alam lautannya menjadikan masyarakat di Desa Tanjung Satai yang bekerja sebagai nelayan memiliki kehidupan yang sejahtera, namun kenyataannya nelayan harus menghadapi fenomena kemiskinan yang sangat sulit dihindari. Dengan menggunakan teori Struktural Fungsionalisme Talcott Parson yang sangat valid dengan kondisi nelayan yaitu hidup saling ketergantungan pada alam yang menyediakan sumber pendapatan dan teori Tiga Dimensi Culture Capital Pierre Bourdieu yang menjelaskan bagaimana modal budaya sangat berpengaruh dalam kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Dalam penelitian ini subjek penelitian dibagi menjadi dua yaitu informan pangkal dan informan kunci. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan beberapa faktor penyebab kemiskinan nelayan yang dipengaruhi oleh kultural atau budaya serta struktur sosial yang membelenggu masyarakat didalam kemiskinan serta adanya strategi bertahan hidup seperti mengurangi jumlah konsumsi perhari, bekerja serabutan dan dengan cara berhutang hal itu dilakukan oleh nelayan di Desa Tanjung Satai dalam menghadapi fenomena kemiskinan.

Kata kunci  : Kemiskinan, Nelayan, Strategi Bertahan Hidup.

Published

2022-12-30