PENGEMBANGAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA LEBAH MADU HUTAN DI DESA VEGA KECAMATAN SELIMBAU KABUPATEN KAPUAS HULU

Authors

  • Ari Saputra Program Studi Ilmu Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Sudirman Sudirman Tanjungpura University image/svg+xml
  • Chainar Chainar Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Judul penelitian  “Pengembangan   Masyarakat Dalam Budidaya Lebah Madu Hutan Di Desa Vega Kecamatan Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu.  Tujuan penelitian menganalisis dan mendeskripsikan pengembangkan masyarakat dalam usahanya budidaya lebah hutan dan kendala/hambatan yang dihadapi. Jenis penelitian pendekatan secara  kualitatif, analisis data secara deskriptif. pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara dan observasi yang dilengkapi alat pengumpul data yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi. 

Hasil penelitian; pengembangan budidaya madu oleh petani di Desa Vega melalui sentra organisasi Periau dan Asosiasi yang mengikutsertakan petani pelatihan dan pembinaan mendorong meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan sebagai sumber penghasilan dalam keluarganya. Pembinaan kepada petani usaha budidaya lebah madu dilakukan Periau dan APDS (Asosiasi Periau Danau Sentraum) terbentuk tahun 2006 menghimpun 5 Periau dan 89 orang anggota, dan  tahun 2020 tercatat 305 orang anggota dari 15 Periau berasal dari 9 (sembilan) desa.Proses pengembangan usaha budidaya lebah madu Desa Vega  dengan system pengawasan oleh instruktur lapangan yang menerapkan teknik panen lestari dilakukan pada siang hari, mengambil kepala sarang lebah saja untuk di potong  dan menyisakan sekitar 3 cm, hasil panen dengan cara diiris kemudian disaring menggunakan kain halus atau tidak diperas. Kendala/permasalahan yang dihadapi petani Desa Vega usahanya budidaya lebah madu yaitu curah hujan yang tinggi berdampak menurunkan kualitas madu kurang baik dan rendah,  produksi madu budidaya lebah madu semakin menurun dari tahun ke tahun, dan pemasaran madu budidaya masih bersifat lokal dan harga jual madu yang tidak stabil. Saran masih perlu melakukan pelatihan dan pembinaan kepada petani budidaya agar pengetahuan, pengalaman dan keterampilan mereka semakin bertambah, pengurus Periau di Desa Vega semakin proaktif melakukan pengawasan di lapangan dan pengolahan hasil panen serta perlu solusi mengatasi berbagai permasalahan yang sering dihadapi petani Desa Vega  mengembangkan budidaya lebah madu agar kualitas madu tetap stabil.

Kata Kunci : Pengembangan masyrakat, usaha budidaya lebah madu, pengolahan.

Published

2023-03-30