KONDISI KEHIDUPAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS (GEPENG) DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT
Abstract
Ferina : Kondisi Kehidupan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Skripsi program studi ilmu sosiologi fakultas ilmu sosial dan ilmun politik universitas tanjungpura, Pontianak 2021.
Penelitian skripsi ini bermaksud memaparkan kondisi kehidupan gelandangan dan pengemis (Gepeng) Di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, baik secara perilaku maupun karakter mental. Tujuan penelitian juga memaparkan perilaku para gepeng yang mampu mempengaruhi tindakan dalam perilaku gepeng. Hasil dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang melatarbelakangi hadirnya gelandagan dan pengemis (gepeng) di Kota Pontianak yaitu Faktor kemiskinan. Faktor Pendapatan yang cukup besar dari kegiatan gepeng juga ikut andil dalam hadirnya pengemis di Kota Pontianak. Faktor kebiasaan para pengemis yang sudah merasa nyaman dan aman, serta hilangnya rasa malu mereka ketika melakukan kegiatan mengemis di Kota Pontianak. Faktor kondisi fisik sebagian gelandagan dan pengemis (gepeng) yang mengalami cacat fisik menyebabkan tidak adanya pilihan lain untuk melakukan pekerjaan normal, sehingga mengharuskannya menjadi seorang gelandagan dan pengemis (gepeng). Penelitian ini dapat memaparkan karakteristik gepeng dalam menentukan perilaku mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah masyarakat yang bekerja sebagai gepeng di Kota Pontianak. Teori yang digunakan dalam penelitian yang digunakan teori Tindakan Sosial dari Max Weber yaitu Tindakan Rasional Instrumental, Tindakan Rasional Berorientasi, Tindakan Tradisional, dan Tindakan Afektif. Pembagian tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber sangat berkaitan erat dengan tindakan para gelandangan dan pengemis (Gepeng) dalam kegiatan di Kota Pontianak.
Kata Kunci : Gepeng, Kondisi, dan Tindakan.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat