KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PEDAGANG PASCA PANDEMI COVID-19 DI SEKITAR OBJEK WISATA DI PESIR PANTAI PECAL DESA KINJIL PESISIR KABUAPTEN KETAPANG
Abstract
Kristin Evon Mayang Sari. (E1041161017) : Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pedagang Pasca Pandemi Covid-19 di Sekitar Objek Wisata Di Pesisir Pantai Pecal Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang. Skripsi Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tanjungpura Pontianak, 2022.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi masyarakat pedagang pasca pandemi Covid-19 di sekitar objek wisata di Pesisir Pantai Pecal Desa Kinjil Pesisir Kabupaten Ketapang. Pandemi Covid-19 merupakan suatu ancaman serius dimana wabah virus ini berdampak sekali kepada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat salah satunya berdampak terhadap suatu kondisi sosial dan ekonomi suatu masyarakat pedagang yang berada di sekitar objek wisata pesisir pantai pecal kecamatan benua Kayong Kabupaten Ketapang. Setelah melalui masa-masa pandemi virus covid-19 yang menyulitkan perekonomian masyarakat serta mempengaruhi kondisi sosial masyarakat pedagang. Pandemi virus Corona ini telah terbukti memberikan tekanan terhadap kondisi di bidang sosial dan dalam bidang ekonomi di Indoneisa sejak akhir tahun 2019 lalu. Dampak dari pandemi virus COVID-19 ini berdampak luas bagi seluruh wilayah Indonesia. Perekonomian setiap daerah terancam, di tambah lagi dengan kondisi daerah yang lebih buruk dari daerah sebelumnya. Dalam menyikapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia secara langsung telah mengambil langkah cepat agar angka penyebaran virus Corona ini dapat ditekan dengan cara semaksimal mungkin.
Pemerintah Indonesia menerapkan pembatasan sosial (social distancing) suatu solusi daripada menerapkan lockdown yaitu mengunci akses masuk dan keluar wilayah bagi siapapun untuk mencegah penyebaran virus semakin meluas. Inti dari pembatasan sosial adalah menjauhkan diri dari aktivitas sosial dan membatasi berinteraksi sosial secara langsung dengan orang lain, sementara itu lockdown memiliki arti bahwa suatu wilayah atau suatu negara akan di isolasi serta akan terjadi pemberhentian total dari seluruh aktivitas yang berada di wilayah tersebut.
Kata kunci : COVID-19, kondisi sosial ekonomi, masyarakat pedagang.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat