FENOMENA PERCERAIAN DIBAWAH TANGAN PADA KALANGAN ETNIS MADURA DI DESA WAJOK HILIR KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH

Authors

  • Muhammad Hotip Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Social dan Ilmu Politk Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Chainar Chainar Tanjungpura University image/svg+xml
  • Indah Listyaningrum Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Fenomena perceraian dibawah tangan pada kalangan etnis madura di desa wajok hilir kecamatan siantan kabupaten mempawah. Skripsi. Program studi sosiologi, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, universitas tanjungpura, pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terjadinya perceraian dibawah tangan yang dilakukan oleh kalangan etnis madura di desa wajok hilir kecamatan siantan kabupaten mempawah. Analisis penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial dari max weber. Menjelaskan bahwa setiap tindakan seseorang mengandung makna dan


tujuan yang dilakukan secara rasuonal. Di dalam teori tindakan sosial max weber, dilakukan klasifikasi kedalam empat tindakan rasionalitas, yakni tindakan rasionalitas instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan rasionaliras efektif, dan tindakan rasionalitas tradisional. Analisis hasil penelitian dengan menggunakan teori tindakan sosial menjelaskan bahwa tindakan pelaku perceraian dibawah tangan yang dilakukan oleh kalangan etnis madura di desa wajok hilir yakni terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian dibawah tangan tersebut, yakni faktor ekonomi, faktor tradisi atau kebiasaan dan faktor kurangnya pengetahuan hokum positif pelaku perceraian dibawah tangan.


 

Kata Kunci: Perceraian dibawah tangan, Teori tindakan sosial, penyebab terjadinya perceraian dibawah tangan.


 

Published

2023-09-30