PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERNIKAHAN BEDA ETNIS (StudiPernikahanAntaraEtnisMelayu Dan EtnisDayak Di Desa Sungai AmbawangKecamatanAmbawang Kuala)
Abstract
NURHASANAH: Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Beda Etnis (Studi Pernikahan Antara Etnis Melayu Dan Etnis Dayak Di Desa Sungai Ambawang Kuala Kecamatan Sungai Ambawang). Skripsi. Pontianak: Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Persepsi masyarakat terhadap pernikahan beda etnis, penelitian ini yang dibagi menjadi 2 sub pembahasan yaitu mendeskripsikan alasan orang melakukan pernikahan beda etnis, mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap pernikahan beda etnis. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Konstruksi Sosial (Social Contruction) sebagai pisau analisis dan menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang berada di lingkungan desa sungai ambawang kuala, pasangan yang menikah beda etnis, dan tokoh agama dan tokoh adat dengan cara purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa persepsi masyarakat terhadap pernikahan campuran sangat beragam diantaranya pernikahan campuran dianggap tidak baik dan lebih baik untuk di hindari karena khawatirkan dapat menggoyahkan aqidah pasangannya, karena mayoritas pasangan pernikahan campuran dangkal terhadap pemahaman agama, dan tidak akan terjamin keharmonisannya, tidak hanya itu ada sebagian masyarakat yang beranggapan bahwa pernikahan beda etnis tidak menjadi masalah dan sah-sah saja jika satu sama lain saling menghargai suatu perbedaan yang ada di dalam diri mereka masing-masing. Faktor terjadinya pernikahan beda etnis bukan menjadi hal yang tabu, saat ini kecantikan merupakan salah satu alasan suatu terjadinya pernikahan, selain faktor kecantikan kedewasaan seseorang laki-laki juga menjadi ganjaran bagi seorang wanita dalam memutuskan untuk sebuah pernikahan.
Kata kunci: Persepsi, Masyarakat, Pernikahan.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat