KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PETANI JERUK DI DESA TEBAS SUNGAI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS
Abstract
Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan sosial ekonomi petani jeruk di Desa Tebas Sungai Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Permasalahan ini menarik untuk diteliti karena di Desa Tebas Sungai terdapat masyarakat yang tetap bertahan membudidayakan tanaman jeruk dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa pola adaptasi petani jeruk yang tetap bertahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, yaitu membudidayakan tanaman lain dan bekerja sampingan. Kehidupan sosial ekonomi petani jeruk dikategorikan menjadi 4 (empat) kondisi, yaitu kondisi pekerjaan yang sebelumnya bekerja sebagai TKW kemudian beralih profesi sebagai petani jeruk, kondisi pendapatan yang tidak stabil, kondisi pengeluaran yang tergantung jumlah tanggungan keluarga, dan kondisi pendidikan yang bervariasi. Faktor penghambat petani jeruk dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, yaitu faktor harga dan faktor hama. Faktor harga disebabkan oleh permintaan pasar, harga agen, dan kualitas jeruk. Sedangkan faktor hama disebabkan oleh harga pestisida yang tidak seimbang dengan harga jual jeruk, dan hama yang sulit dikendalikan. Saran dari penelitian ini, yaitu bagi petani diharapkan mampu beradaptasi dengan ketidakstabilan harga, dan jenis hama yang semakin banyak. Bagi masyarakat, diharapkan memahami kondisi sosial ekonomi petani jeruk agar relasi antara petani jeruk dengan masyarakat bisa lebih harmonis.
Kata Kunci : Kehidupan sosial ekonomi, petani jeruk, dan adaptasi
References
Creswell, Jhon W. 2015. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Naharsari, Dyah N. 2007. Bercocok Tanam Jeruk. Jakarta: Azka Mulia Media.
Ritzer, George., dan Douglas J. Goodman. 2005. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prenada Media.
Salim, Agus. 2007. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Semarang: UNNES Press.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tim Penyusun Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
SKRIPSI :
Eliza, Ulva. 2014. Kehidupan Sosial Ekonomi Petani Bengkoang di Kecamatan Kuranji Padang 1990-2012. Sarjana Thesis. STKIP PGRI Sumatera Barat. Diakses pada 03 April 2021 http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/11002
Nursiyamsih, Eka. 2015. Kehidupan Sosial Ekonomi Petani dalam Sistem Sewa Adol Oyodan Pada Masyarakat Pedesaan (Kasus di Desa Penangkan Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang). Skripsi. Jurusan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Diakses pada 03 April 2021 http://lib.unnes.ac.id/20781
Internet :
Imanullah, Moch N., Emmy Latifah., dan Anugrah Adistuti. 2016. Peran dan Kedudukan Petani dalam Sistem Perdagangan Internasional. Jurnal Yustisia, Vol. 5. No. 1. Diakses pada 2 April 2021 https://www.researchgate.net/publication/316572957
Iskandar, Johan. 2006. Metodologi Memahami Petani dan Pertanian. Jurnal Analisis Sosial, Vol.11. No.1. Diakses pada 1 April 2021 https://media.neliti.com/media/publications/532-ID-metodologi-memahami-petani-dan-pertanian.pdf
Manyamsari, Ira., dan Mujiburrahmad. 2014. Karakteristik Petani dan Hubungannya Dengan Kompetensi Petani Lahan Sempit. Jurnal Agrisep, Vol. 15. No. 2. Diakses pada 31 Maret 2021 https://media.neliti.com/media/publications/13184-ID-karakteristik-petani-dan-hubungannya-dengan-kompetensi-petani-lahan-sempit-kasus.pdf
Zunaidi, Muhammad. 2003. Kehidupan Sosial Ekonomi Pedagang di Pasar Tradisional Pasca Relokasi dan Pembangunan Pasar Modern. Jurnal Sosiologi Islam, Vol. 3. No. 1: 52-64. Diakses pada 30 Maret 2021 http://jurnalfisip.uinsby.ac.id/index.php/JSI/article/view/37/35&ved
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. 2021. Produksi Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan 2017-2019. Diakses pada 26 Maret 2021 https://kalbar.bps.go.id/indicator/159/205/1/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan.html
Asal mula Kota Tebas
https://www.misterpangalo.com/2017/051asal-mula-kota-tebas.html?m=1
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat