PerananKomisiPenanggulangan AIDS (KPA) DalamUpayaMengurangi Stigma SosialBagi Orang Dengan HIV Dan AIDS (ODHA)di Kota Pontianak.
Abstract
Menjalani kehidupan sehari-hari sering kita menemukan orang dengan HIV dan AIDS (ODHA). Sebagian besar masyarakat masih melihat bahwa ODHA merupakan orang yang menderita penyakit menjijikkan, stigma-stigma negatif ini cenderung melekat pada diri ODHA. Dengan kata lain keberadaan mereka tidak diinginkan dalam lingkungan sosial, bahkan mereka sering mendapatkan perlakuan diskriminasi.Penelitian ini hendak mengetahui bagaimana peran Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak dalam upaya mengurangi Stigma Sosial pada ODHA di Kota Pontianak. Selain itu juga penelitian ini ingin mengetahui stigma-stigma yang cenderung melekat pada diri seorang ODHA.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti memandang bahwa untuk dapat menggambarkan secara menyeluruh dan komprehensif tentang stigma sosial pada ODHA serta berbagai upaya yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak untuk mengurangi stigma tersebut. Penelitian ini juga menggunakan teori labeling yang digagas oleh Erving Goffman untuk memperlengkap pemahaman tentang stigma, serta menggunakan teori Fungsional oleh Tallcot Parson untuk menghantar pemahaman tentang peranan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak.Hasil penelitian ini diperoleh stigma yang terdapat pada ODHA dari kalangan pengguna narkoba jarum suntik dan ODHA dari kalangan Gay, Waria dan LSL. Sedangkan upaya yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak yaitu mengadakan program-program untuk ODHA seperti Pencegahan Melalui Transmisi Seksual (PMTS), Pengurangan Dampak Buruk Narkoba (Harm Reduction) dan Pemberdayaan Masyarakat (Warga Peduli AIDS).
Kata Kunci: Peranan, Komisi Penanggulangan AIDS, Stigma, ODHA.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat