Fenomena Sembahyang Kubur Masyarakat Tionghoa Di Kelurahan Pangmilang Kota Singkawang Kalimantan Barat (Suatu Perspektif Konstruksi Sosial)

Authors

  • Nanik Kusherawati Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Herlan Herlan Tanjungpura University image/svg+xml
  • Efriani Efriani Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

NANIK KUSHERAWATI (E.1041181011) : Fenomena Sembahyang Kubur Masyarakat Tionghoa Di Kelurahan Pangmilang Kota Singkawang Kalimantan Barat. Skripsi Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak.Penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai fenomena sembahyang kubur di Kelurahan Pangmilang Kota Singkawang Kalimantan Barat (Suatu Perspektif Konstruksi Sosial). Permasalahan yang teridentifikasi yaitu masyarakat Tionghoa memiliki kepercayaan terhadap roh leluhur yang hidup, tradisi sembahyang kubur merupakan salah satu budaya dari masyarakat Tionghoa yang wajib dilaksanakan, tradisi sembahyang kubur masih terus dilaksanakan dan tidak lekang oleh zaman dan terdapatnya berbagai media sebagai simbol yang digunakan dalam pemujaan terhadap roh leluhur. Terdapat beberapa aspek dalam penelitian ini, sebagai berikut: (1) Menganalisis bagaimana sembahyang kubur Masyarakat Tionghoa di Kelurahan Pangmilang Kota Singkawang Kalimantan Diskontruksi secara sosial. (2) menganalisis bagaimana masyarakat Tionghoa Mengkonstruksikan sembahyang kubur. (3) menganalisis nilai kepatuhan masyarakat Tionghoa terhadap fenomena sembahyang kubur di Kelurahan Pangmilang Kota Singkawang Kalimantan Barat.  Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruksi sosial (social construction) Peter L Berger dan  Luckman Thomas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan banyak masyarakat Tionghoa Pangmilang yang masih melaksanakan sembahyang kubur. Sembahyang kubur dikonstruksikan sebagai warisan para leluhur yang harus dilestarikan dan dilaksanakan dengan kesadaran individu masing-masing dengan tingkat kepatuhan yang berdasarkan kepercayaan.Kata kunci: Fenomena Sembahyang kubur; Konstruksi Sosial; Nilai Kepatuhan.

References

Berger, Peter L., dan Thomas Luckmann. (2013). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES.

Berger, Peter L., dan Thomas Luckmann. (1994). Langit Suci: Agama sebagai Realitas Sosial. Jakarta: Pustaka LP3ES.

Boeree, George. 2008. Psikologi Sosial. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Burke, Peter. 2015. Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Fat, Sau Lie dan Asali X F. 2008. Aneka Budaya Tionghoa Kalimantan Barat. Pontianak: Muare Public Relation.

Koentijaraningrat. 2016. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta

Sugiyono. 2019. Memahami Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: ALFABETA.

Artikel dalam jurnal atau majalah:

Sulaiman, A. 2016. Memahami Teori Konstruksi Sosial PETER L. BERGER. Society, 4(1), 15–22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32

Sulaiman, S. 2009. Agama Khonghucu Sejarah, Ajaran, dan Keorganisasiannya di Pontianak Kalimantan Barat. Analisa, 16(1). https://doi.org/10.18784/analisa.v16i1.58

Rahmawati, D Anita. (2015). Kepatuhan Santri Terhadap Aturan di Pondok Pesantren Modern. Thesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses pada 25 September 2022. http://etheses.umsurakarta.ac.id/762/3/934762

Toha, Mohammad. 2015. Kepatuhan Pengendara Sepeda Motor di Simpang Lima Gumul. Skripsi. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kediri. Diakses Pada 25 September 2022. http://etheses.iainkediri.ac.id/772/3/933401513

Dokumen resmi:

BPS-Statistics of Singkawang Municipality. 2022. Kota Singkawang Dalam Angka Singkawang Municipality in Figures 2022. Singkawang: Published by BPS Kota Singkawang.

Profil Kelurahan Pangmilang Singkawang Selatan 2022.

Published

2024-06-30