POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK YANG KECANDUAN BERMAIN GADGET DI KELURAHAN AKCAYA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN
Abstract
Anggie Aulia, 2023. Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak Yang Kecanduan Bermain Gadget Di Kelurahan Akcaya Kecamatan Pontianak Selatan. Skripsi Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Tanjungpura Pontianak.
Penulisan skripsi ini bertujuan pertama dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan anak kecanduan bermain gadget di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan. Kedua untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya dalam bermain gadget. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan pengambilan data dari hasil wawancara berupa gambar dan diuraikan dengan kata-kata. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data yakni observasi, wawancara, kajian daftar pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini didapatkan penulis dengan menggunakan teori pola asuh. Hasil penelitian ini menunjukkan orang tua menerapkan pola asuh permisif dan demokratis, serta faktor penyebab anak kecanduan bermain gadget yakni pola asuh dalam keluarga dan pengaruh lingkungan pertemanan. Hal yang melatarbelakangi pola asuh orang tua terhadap anak kecanduan dalam bermain gadget yakni ketidaktahuan orang tua dengan gadget, kesibukan orang tua, jumlah anak, kurangnya komunikasi yang baik dalam keluarga. Pada penelitian ini dampak yang ditimbulkan pada anak seperti sulit untuk belajar, menjadi pemalas, mudah marah, individualis, serta menjadi individu konsumerisme. Orang tua perlu memberikan ketegasan dalam pengawasan dan perhatian dengan sering melakukan interaksi dan komunikasi, agar anak tidak merasa hanya gadget sebagai sumber kenyamanannya mengingat dampak negatif ditimbulkan akibat kecanduan gadget.
Kata kunci: Pola Asuh, Gadget, Anak, Orang Tua, Kecanduan, Dampak Gadget.
References
Agency, Beranda dan Tridhonanto, AI.2014. Mengembangkan Pola Asuh Demokratis. Jakarta: Gramedia.
Elizabeth B. Hurlock. 1999. Perkembangan Anak jilid 2. Jakarta. Erlangga.
-------------------------. 1978. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
John W, Santrock. 2007. Perkembangan Anak Jilid 1 Edisi Kesebelas. Jakarta: PT. Erlangga.
Ma’ruf, Abdullah. 2015. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressind.
Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Soekanto, Soerjono. 2009. Sosiologi Keluarga Tentang Ikhwal Keluarga, Remaja dan Anak. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Syamsu, Yusuf. 2007. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Artikel:
Alfiana, Ester. 2013. Pola asuh orang tua terhadap anak dalam keluarga pada bidang pendidikan di Dusun Pandanan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Jurnal Universitas Negeri Yogyakarta. (Diakses pada 8 Agustus 2022)
Ayun, Qurrotu. 2017. Pola Asuh Orang tua dan Metode Pengasuhan dalam Membentuk Kepribadian Anak. Journal IAN Kudus Vol 5. No (1). (Diakses pada 11 Agustus 2022).
Maryati, Indang, Asrori, dan Donatianus. 2013. Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak Remaja Di Desa Arang Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Untan. (Diakses 16 Agustus 2022).
Sari, P, dan Mitsalia A.A. 2016. Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Personal Sosial Anak Usia Prasekolah di Tkit AL-Mukmin. Jurnal Profesi. (Diakses pada 16 Agustus 2022)
Sodik, Muhammad Ali. Tt. Pengaruh Penggunaan Gadget Pada Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. (Diakses pada 16 Agustus 2022).
Tamsil, Hafid Abdul. 2021. Permasalahan Penggunaan Gadget Pada Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Cendikiawan Ilmiah, Vol. 6 No (1). (Diakses 5 Januari 2023)
Website :
Kompas. 2022. Berapa Usia Ideal Untuk Memberi Gadget Pertama Pada Anak. (https://tekno.kompas.com/read/2022/09/19/12000067/berapa-usia-ideal-untuk-memberi-gadget-pertama-pada-anak?20oleh%20KompasTekno). Diakses 2 Maret 2023.
Suara.com. 2022. Jumlah Perangkat Seluler di Indonesia Capai 370,1 Juta pada 2022.https://www.suara.com/tekno/2022/02/21/165644/jumlah-perangkat-seluler-di-indonesia-capai-3701-juta-pada-2022. Diakses 20 Agustus 2022.
Tirto.id. 2018. KemenPPA: Usia Ideal Anak Akses Gadget adalah 13 Tahun. https://tirto.id/kemenpppa-usia-ideal-anak-akses-gadget-adalah-13-tahun-cKJV. Diakses 2 Maret 2023
Skripsi :
Khafiyah. 2020. “Pengaruh Mobile gadget Pada Anak Sekolah Dasar Terhadap Keberfungsian Sosial”. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Umi Khasanah. 2017. Pengaruh Penggunaan Smartphone Pada Anak Usia 7-9 tahun. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Wahyudi, Hafid. 2021. “Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak yang kecanduan Game Online di Kelurahan Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur”. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat