DAMPAK WISATA WATERFRONT CITY TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN BENUA MELAYU LAUT KECAMATAN PONTIANAK SELATAN

Authors

  • Muhammad Irfan Wahyu Anggara Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik Universitas Tanjung Pura Pontianak
  • Pabali Musa Universitas Tanjung
  • Nurwijayanto Nurwijayanto Universitas Tanjung

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisa kehidupan sosial ekonomi masyarakat, serta menganalisa perkembangan perekonomian masyarakat dan kehidupan sosial masyarakat setelah adanya wisata Watefront City, dan menganalisa partisipasi masyarakat setelah adanya wisata Waterfront City di lingkungan tempat tinggal mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Bidang Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Kelurahan Benua Melayu Laut Bidang Swadaya Masyarakat, Masyarakat Sekaligus Pedagang yang tinggal di sekitar kawasan wisata Waterfront City. Hasil dari penelitian ini teranalisisnya partisipasi masyarakat  ada wista Water Front City dimana masyarakat yang memanfaatkan wisata Waterfront City dengan membuka berbagai jenis usaha, seperti pedagang yang terbagi menjadi dua jenis pedagang Makanan dan Minuman dan Pedagang Gorengan dan Minuman, Permainan anak– anak, penyewaan Sepeda listrik/Mobil listrik/Scooter, Aksesoris, Boneka, Mewarnai/Melukis, Penyewaan Becak, Cafe, Sampan Penyeberangan dan Kapal Cafe Terapung. Kemudian ditemukan juga belum tertata tempat pedagang yang berjualan dan masih banyak dari masyarakat yang berjualan diatas Waterfront City yang menggangu akses jalan bagi para wisatawan/pengunjung. Teranlisisnya terjadinya tingkat perubahan pendapatan perekonomian masyarakat yang mempengaruhi kehidupan sosial setelah adanya wisata Waterfront City. Teranalisisnya dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat dan dampak negatif terhadap lingkungan terjadinya pencemaran air akibat membuang sampah di sungai.

Kata Kunci : Waterfront, Kehidupan Sosial, Ekonomi

References

Abdulsyani. 1994. Sosiologi Sekmatika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan PraktikJakarta: Bumi Aksara

Ika Yunia Fauzia. 2014. Prinsip Dasar Ekonomi Islam Perspektif Maqashid al-Syarifah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Miles, B. Mathew & Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: Universita Indonesia.

Nazir, Mohammad. 1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia

Soekadijo, R,G. 1997. Atonomi Pariwisata (Memahami Pariwisata Sebagai Sistem Linkage). Jakarta: Pustaka Utama.

Soleman, Taneko. 1986. Konsepsi Sistem Sosial dan Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: CV Fajar Agung.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, Astrid, S. 1983. Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Jakarta: Binca Cipta.

Tsukio,Yoshio. 1984. The Significant of Contemporary Waterfront Development Process Architecture. Publishing Co, Ltd, Tokyo, Japan.

Sumber Jurnal Online :

Rahman, Hendra. 2006. “Pola Penataan Zona, Massa dan Ruang Terbuka Pada Perumahan Waterfront”. Surabaya. Jurnal Dimensi Teknik Arsitektur Petra Vol.34. https://www.academia.edu/. Diakses tanggal 07 Oktober 2022

Published

2024-09-30