KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP TRANSEKSUAL DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini dimaksud untuk memberikan gambaran mengenai konstruksi sosial masyarakat terhadap transeksual di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk konstruksi sosial masyarakat terhadap transeksual di Kota Pontianak. Sebagai alasan fenomena ini menarik untuk di teliti. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, sedangkan teori yang di gunakan teori konstruksi sosial yang merupakan teori sosiologi kontemporer. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan alat dokumentasi, pengamantan di lapangan dengan observasi dan wawancara memberikan gambaran bagaimana paradigma negatif masyarakat terhadap transeksual di kota pontianak. Berdasarkan data yang di peroleh maka hasil penelitian ini adalah kaum transeksual lebih menunjukan eksistensi diri mereka dengan berbagai kegiatan sosial seperti memberi sumbangan ke panti asushan, kaum dhuafa dan masyarakat kurang mampu serta menjalin keakraban dengan masyarakat melalui kegiatan sehari-hari seperti membuka usaha menjual makanan, salon dan make up pengantin. Menganalisis dengan cara teknik analisis dengan menganalisis gambaran-gambaran objek penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah bagaimana proses konstruksi sosial masyarakat terhadap transeksual di kota pontianak.
Kata Kunci : Transeksual, Konstruksi Sosial dan Masyarakat.
References
Andreas.S. (2014), dengan jurnal berjudul “Konstruksi Sosial Waria tentang Diri.(Studi pada waria (wanita-pria) di Surabaya).
Atkinson, Rita L, dkk. (2010). Pengantar Psikologi. Jilid 2. Diterjemahkan oleh : Widjaja Kusuma. Tanggerang : Interkasara Publisher.
Argyo Demartoto. Teori konstruksi sosial dari peter l. Berger dan thomas luckman, http://argyo.staff.uns.ac.id/2013/04/10/teori-konstruksi-sosial-dari-peter-l-berger-dan-thomasluckman/, (Minggu, 24 April 2016, 22:23)
Berger P.L dan Luckmann T. (2012). Tafsir Sosial Atas Kenyataan. Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan (Terjemahan). Jakarta : LP3ES
Bimo, Walgito. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: C.V Andi.
Charles R. Ngangi, Konstruksi Sosial Dalam Realitas Sosial, ASE – Volume 7 Nomor 2, Mei 2011: 1 – 4, sulutiptek.com/documents/realitassosial.pdf, (Jumat, 15 April 2016, 19:45)
Haryanta dan Sujatmiko. (20212). Kamus Sosiologi. Surakarta: Aksarra Sinergi Media
Koeswinarno. (1996). Waria dan Penyakit Menular Seksual, Yogyakarta: Pusat Penelitian Kependudukan UGM.
Koeswinarno, (2004). Hidup Sebagai Waria, Yogyakarta: Lkis
Maulida, Afaf. Diskriminasi Internal Pada Komunitas Waria Pekerja Salon di Yogyakarta. (Sosiologi Agama: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama dan Perubahan Sosial : 2016).
Margaret M. Poloma, Sosiologi Kontemporer, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010), 300-301
Moleong, Lexy J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nadia, Zunly. (2005), Waria Laknat Atau Kodrat, Yogyakarta: Pustaka Marwa.
Saebani, Ahmad. 2008. Metode penelitian. Bandung:Pustaka Setia
Sarwono,W, Sarlito.(2012). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta:Rajawali Press
Sugiyono.(2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,dan R&D. Bandung:Alfabeta
Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, (2012)
Supratiknya, A. (1995). Mengenal Perilaku Abnormal. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
Shiel, William C.. (2010). Kamus Kedokteran Webster’s New World. Jakarta: PT. Indekshttp://www.mailarchive.com/[email protected]/msg 14167.html
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat