SOCIAL CHANGES IN RURAL COMMUNITIES DUE TO MINING INDUSTRY ACTIVITES
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan mengenai perubahan gaya hidup yang terjadi akibat kehadiran pertambangan bauksit di Desa Penyalimau, Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran pertambangan bauksit di Desa Penyalimau tentu membawa perubahan bagi desa tersebut, perubahan yang bersifat positif ataupun perubahan yang bersifat negatif. Penelitian ini bertujuan ingin memahami persepsi yang dimiliki oleh masyarakat terhadap kehadiran pertambangan bauksit di desa Penyalimau dan mengeksplorasi pola perubahan dari kehadiran pertambangan bauksit. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Metode tersebut dipilih sehingga dapat menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada di lapangan. Informan dalam penelitian ini diantaranya kepala desa, perangkat desa, tokoh adat, karyawan pertambangan bauksit dan masyarakat. Objek penelitian ini adalah “Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Ditengah Kehadiran Pertambangan Bauksit di Desa Penyalimau, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.” Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat perubahan gaya bahasa, perubahan gaya berpakaian dan perubahan status serta pola kepemilikan rumah dan kendaraan masyarakat di Desa Penyalimau.
Kata Kunci: perubahan sosial, perubahan gaya hidup, tambang bauxite, sikap dan perilaku
References
Baba, S., Mohammad, S., & Young, C. (2021). Managing project sustainability in the extractive industries: Towards a reciprocity framework for community engagement: Managing Project Sustainability in the Extractive Industries. International Journal of Project Management, 39(8), 887–901. https://doi.org/10.1016/J.IJPROMAN.2021.09.002
Eslamizadeh, S., Ghorbani, A., Künneke, R., & Weijnen, M. (2020). Can industries be parties in collective action? Community energy in an Iranian industrial zone. Energy Research and Social Science, 70. https://doi.org/10.1016/J.ERSS.2020.101763
Flood, K., Mahon, M., & McDonagh, J. (2022). Everyday resilience: Rural communities as agents of change in peatland social-ecological systems. Journal of Rural Studies, 96, 316–331. https://doi.org/10.1016/J.JRURSTUD.2022.11.008
Ford, E., Billing, S. L., & Hughes, A. D. (2022). The role of community and company identities in the social license to operate for fin-fish farming. Aquaculture, 553. https://doi.org/10.1016/J.AQUACULTURE.2022.738081
Kainyande, A., Auch, E. F., & Okoni-Williams, A. D. (2022). The socio-economic contributions of large-scale plantation forests: perceptions of adjacent rural communities in the Northern Province of Sierra Leone. Trees, Forests and People, 10. https://doi.org/10.1016/J.TFP.2022.100329
Kavanagh, D., Lightfoot, G., & Lilley, S. (2021). Are we living in a time of particularly rapid social change? And how might we know? Technological Forecasting and Social Change, 169. https://doi.org/10.1016/J.TECHFORE.2021.120856
Kowszyk, Y., Vanclay, F., & Maher, R. (2022). Conflict management in the extractive industries: A comparison of four mining projects in Latin America. Extractive Industries and Society. https://doi.org/10.1016/J.EXIS.2022.101161
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat