TOLERANSI MULTIETNIS MASYARAKAT ETNIS MADURA DAN ETNIS DAYAK Studi Masyarakat Desa Simpang Kanan Kecamatan Sungai Ambawang
Abstract
KHAIRUL ANAM (E1041181027): Toleransi Multietnis Masyarakat Etnis Madura dan Etnis Dayak Di Desa Simpang Kanan Kecamatan Sungai Ambawang, Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Tanjungpura.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toleransi multietnis masyarakat etnis Madura dan Dayak di Desa Simpang Kanan Kecamatan Sungai Ambawang. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini yang dimaksudkan untuk memperoleh data secara akurat dengan melakukan observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian yang didapat yaitu masyarakat etnis Madura dan Dayak yang hidup berdampingan dalam satu desa tanpa adanya konflik yang terjadi. Masyarakat etnis Madura dan Dayak juga hidup berdampingan ditengah-tengah konflik etnis yang terjadi diberbagai wilayah di Kalimantan Barat. Terdapat beberapa aspek toleransi yang membuat masyarakat etnis Madura dan Dayak di desa Simpang Kanan kecamatan Sungai Ambawang hidup dengan damai. Yang Pertama aspek toleransi budaya yang baik terhadap lain etnis. Kedua saling menghargai kepercayaan etnis lain sebagai bentuk toleransi agama. Dan ketiga aspek sosial yang harmonis menjadi pelengkap terselenggaranya kehidupan yang harmonis antara masyarakat etnis Dayak dan etnis Madura di desa Simpang Kanan kecamatan Sungai Ambawang. Seperti yang telah disebutkan bahwa masyarakat etnis Madura dan Dayak hidup berdampingan secara damai tanpa adanya konflik. Namun berjalannya waktu perlahan terdapat perubahan sikap yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Perubahan tersebut terjadi pada kalangan anak muda saat ini satu sama lain saling menunjukkan keunggulan masing-masing etnis. adanya perubahan tersebut tentu terjadi oleh beberapa faktor yang memepengaruhi. Salah satunya adalah minimnya pergaulan antar etnis. Terdapat berbagai aspek yang menjadi faktor minimnya pergaulan antar etnis yang saat ini terjadi. Aspek-aspek tersebut diantara lain adalah: aspek budaya, aspek pekerjaan, dan aspek pergaulan antar etnis.
Kata Kunci: Toleransi, Etnis Madura, Etnis Dayak
References
Abdillah, M. 2015. Islam dan Demokrasi. Jakarta: Kencana.
Alqadrie, Syarif, I. 1999. Kisah Mangkok Merah dan Orang Dayak Terhimpit. Pontianak: ISAI
Anwar, Y. dan Adang. 2017. Sosiologi Untuk Universitas. Bandung: Refika Aditama.
Creswell, J.W. 2014. Research Design. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Giring. 2004. Madura di Mata Dayak. Yogyakarta: Galang Press.
Bogdan, R.C & Biklen, K.S. 1982. Qualitative Research for Education; An Introduction to Theory and Methods. Boston London: Allyn and Bacon.
Nawawi, Hadari. 2007. Metode Penelitian Bidang Sosial. (Cetakan ke -12). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Poloma, M. 2010. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Petebang, E. Dayak Sakti, Ngayau, Tariu, Mangkok Merah, Konflik etnis di Kalbar 1996/1997. Pontianak: Institut Dayakologi.
Petebang, E dan Sutrisno, E. 2000. Konflik Etnis di Sambas. Jakarta: ISAI
Ritzer, G. 2014. Teori Sosiologi modern. Jakarta: Kencana Prenadamedia.
Ritzer, G. 2007. Sosiologi Ilmu Berparadigma Ganda. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Syarbaini, S. 2009. Pendidikan Pancasila Implematasi Nilai- Nilai Karakter Pancasila. Bogor: Ghalia Indonesia.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Scott, J. 2012. Teori Sosial.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudagung, H. 2021. Mengurai Pertikaian Etnis. Yogyakarta: Adikarya
Wiesma, W. 1986. Research Methods in EducationAn Introduction. Boston, London, Sydney, Toronto: Allyn and Bacon.
Jurnal:
Alqadrie, Syarif I. 1999. “Pembangunan, Ketergantungan dan Kesadaran Etnik: Perspektif Teoritis dan realita.” Jurnal Ilmu Politik.
Iskandar, D. 2004. Identitas Budaya Dalam Komunikasi Antar Budaya: Kasus Etnik Madura dan Dayak. Jurnal Masyarakat dan Budaya. 119-120.
Skripsi:
Dianti, Margaretha E. 2007. “Mangkok Merah Sebagai Tanda Perang: Kasus Konflik Dayak-Madura Tahun 1996-1997 di Kalimantan Barat.” Skripsi. Fakultas Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Kunu, Herlin L. 2020. “Interaksi Simbolik Islam-Kristen Tantanan Toleransi.” Skripsi. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Adomatussa, M. 2010. “Toleransi Antar Etnis Madura Dengan Etnis Tionghoa Di Pecinan Kabupaten Bangkalan Madura.” Skripsi. Universitas Negeri Surabaya.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat