FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA MARUNSU KECAMATAN SAMALANTAN KABUPATEN BENGKAYANG
Abstract
Maria Seli Anjelina: Faktor-Faktor Penyebab Aanak Putus Sekolah di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang. Skripsi. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Tahun 2023.
Penulisan Skripsi ini bermaksud untuk mengetahui dan mendeskripsikan Faktor-Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang dan untuk menganalisis penyebab anak putus sekolah di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang. Judul Skripsi ini diangkat dengan berdasarkan identifikasi masalah yang berkaitan dengan Faktor-Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang yaitu terjadi peningkatan Anak Putus Sekolah di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang dan tingkat pendidikan masyarakat Desa Marunsu rata-rata SMA kebawah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi, Teknik Wawancara, dan Teknik Dokumentasi. Lokasi Penelitian ini Di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang. dalam penelitian ini ada dua faktor yang digunakan untuk mengetahui penyebab anak putus sekolah yaitu Faktor Internal dan Faktor Eksternal menurut teori Slameto (dalam Purwanto 2013: 191). Hasil penelitian berdasarkan Faktor Internal menunjukan bahwa penyebab anak putus sekolah yang berasal dari dalam diri seorang anak yang tidak ada niat untuk belajar. penyebab dari Faktor Eksternal anak putus sekolah menunjukan bahwa anak putus sekolah berasal dari luar dri anak seperti faktor ekonomi keluarga yang tidak mendukung anak untuk melanjutkan sekolah. Saran untuk penelitian ini yaitu agar anak, hendaknya selalu meningkatkan motivasi diri untuk bersekolah. dan juga harus bisa memilih mana teman yang baik dan yang buruk supaya tidak terseret ke dalam hal-hal yang berdampak
negative untuk kehidupan dan masa depanya. dan juga bagi orang tua agar lebih memperhatikan kelangsungan pendidikan anaknya, dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang kompeten, baik dari segi intelektual, maupun moral. upaya yang dilakukan untuk mengatasi anak putus sekolah adalah dengan cara membangkitkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak dan memberikan dorongan dan bantuan kepada anak dalam belajar. serta bagi perangkat Desa agar lebih mendorong semangat belajar bagi warganya, dan memfasilitasi berbagai kendala yang dialami anak dalam belajar, sehingga tidak ditemukan lagia anak putus sekolah, baik karena faktor ekonomi maupun faktor dalam diri anak sendiri.
Kata Kunci: Faktor-Faktor, Penyebab, Anak, Putus Sekolah
References
Achmad, Fiirdaus.2014. “Peindiidiikan Beirkeisadaran Eiksiisteinsiial Peimiikiiran Alteirnatiif Peindiidiikan Karakteir.” Pontiianak: Pontiianak Preiss.
Djumhur. 2010. “Seijarah Peindiidiikan.” Bandung: CV Iilmu Bandung.
Gunawan. 2010. “Sosiiologii Peindiidiikan.” Jakarta: Riineika Ciipta.
Martono, Nanang. 2017. “Seikolah Publiik vs Seikolah Priivat Dalam Wacana Keikuaasaan Deimokrasii, dan Liibeiraliisasii Peindiidiikan.” Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Iindoneisiia.
Purwanto. 2013. “Psiikologii Peindiidiikan.” Bandung: PT Reimaja Rosdakarya.
Siidii.2010. “Meinuju Masyarakat Beilajar.” Jakarta: Paramadiina.
Slameito. 2013. “Beilajar Dan Faktor-Faktor Yang Meimpeingaruhiinya.” Jakarta: Riineika Ciipta.
Suryadii. 2014. “Peirmasalahan Dan Alteirnatiif Keibiijakan Peindiidiikan Iindoneisiia.” Bandung: PT Reimaja Rosdakarya.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat