ADAPTASI SOSIAL PEDAGANG KONVENSIONAL TERHADAP MARAKNYA ONLINE SHOP DI KAWASAN PASAR HONGKONG KOTA SINGKAWANG

Authors

  • Nur Asri Zulfia Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Mukhlis Mukhlis Tanjungpura University image/svg+xml
  • Yulianti Yulianti Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Penulisan skripsi ini membahas tentang adaptasi sosial pedagang konvensional terhadap maraknya online shop di Kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang. penulisan ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan adaptasi sosial pedagang konvensional terhadap maraknya online shop di Kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang. (2) Menganalisis faktor-faktor yang menjadi hambatan para pedagang konvensional di Kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang dalam menghadapi maraknya perkembangan online shop. Metode penulisan yang digunakan adalah jenis penulisan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penulisan ini adalah para pedagang konvensional yang berada di Kawasan Pasar Hongkong dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Singkawang. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah teori adaptasi sosial oleh Klavero Oberg. Hasil penulisan menunjukan bahwa terdapat beragam adaptasi sosial yang dilakukan pedagang konvensional di Kawasan Pasar Hongkong Kota Singkawang dalam menghadapi maraknya online shop diantaranya yaitu meningkatkan pelayanan, menjaga kepercayaan pembeli dengan cara berperilaku jujur dan memprioritaskan kualitas dagangan mereka, serta ikut dalam penyesuaian kehadiran online shop dengan berdagang secara online, mengikuti tren model sesuai dengan permintaan konsumen, dan meniru perilaku usaha online yaitu memberikan potongan harga. Selain itu, terdapat juga hambatan para pedagang konvensional dalam menghadapi maraknya online shop dimulai dari faktor internal seperti kebiasaan dan gagap teknologi. Kemudian, faktor eksternal yaitu perbedaan harga jual barang di online shop yang lebih murah dibanding harga jual para pedagang dipasar konvensional. Saran dari penulisan ini diharapkan kepada pedagang konvensional agar cepat tanggap dalam menghadapi online shop dengan melakukan inovasi dan kepada Pemerintah Daerah agar memberikan sosialisasi kepada pedagang konvensional yang belum mengerti sistem berdagang online.

Kata kunci: Adaptasi Sosial, Pedagang Konvensional, Online Shop

References

Bennet, J.W. 1976. The ecological transition: cultural anthro pology and human action. New York: Pergamon Press Inc

Chalid, Pheni. 2009. Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Center for Social Economics Studies (CSES) Press

Gerungan, A. W. 2002. Psikologi Sosial. Jakarta: PT Refika Adhitama.

Moleong, Lexy J. 2004. Metodologi penulisan Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Sujatmiko, Eko. 2014. Kamus IPS, Surakarta: Aksara Sinergi media.

Poerwadarminta, W.J.S. 2006. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Dokumen Resmi:

Disperindag, Kop dan UKM Kota Singkawang. 2022. Data Pedagang Kaki Lima di Kota Singkawang. Singkawang: Disperindag Kota Singkawang

Kecamatan Singkawang Tengah. 2022. Profil Kecamatan Singkawang Tengah. Singkawang: Kecamatan Singkawang Tengah

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Singkawang. 2022. Jumlah Wajib Pajak Pedagang Ruko di Kawasan Pasar Hongkong. KPP Pratama Kota Singkawang

Makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan penulisan:

Halia, Nur. 2021. Adaptasi Sosial Pedagang Konvensional Terhadap Perkembangan Online shop(Studi Kasus Pedagang Pasar Sentral Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar). Universitas Muhammadoyah Makassar.

Lalelung, Marcela dan Sifrid S. Pangemanan. 2018. Analisis Tingkah Laku Pembelian Secara Tidak Terencana Pada Konsumer Online di Manado. Jurnal EMBA 6(2), 908-917. Universitas Manado.

Sukma Dewi, Dian. 2018, Dampak Keberadaan Pasar Modern Terhadap Pendapatan Para Pedagang Pasar Tradisional (Studi Kasus di Desa Tanggul Angin Kecamatan Punggur) Skripsi Institut Agama Islam NegeriMetro.

Rujukan Elektronik dan E-Jurnal

Guru Besar FEB UI: Masalah Utama Masyarakat Indonesia Adalah Konsumerisme. Diakses dari https://tirto.id/guru-besar-feb-ui-masalah-utama-masyarakat-adalah-konsumerisme-c9op. Diakses pada 21 Juni 2022

Sari, C. A. 2015. Perilaku Berbelanja Online Di Kalangan Mahasiswi Antropologi Universitas Airlangga. Antro UnairdotNet. Vol. 4. No. 2 (205 – 216)

Published

2025-03-30