Konsumerisme Dalam Kacamata Manusia Satu Dimensi Herbert Marcuse (Studi Kepustakaan One Dimensional Man Karya Herbert Marcuse)
Abstract
Kehidupan manusia saat ini telah terikat pada perkembangan zaman modern. Dampak posistif dan negatif merupakan bagian dari akibat adanya modernisasi. Salah satu ciri dampak positif dari perkembangan zaman modern adalah kehidupan yang mengalami kemajuan yang signifikan. Sementara ciri dampak negatif, salah satunya ditandai dengan keanegaraman kritik. Kritik terhadap perkembangan zaman modern telah dilancarkan oleh seorang pemikir kiri baru dalam dunia filsafat yaitu Herbert Marcus. Kritik Herbert Marcuse melahirkan satu penyematan bagi masyarakat modern yang disebut kapitalisme.
Kapitalisme menurut pandangan Herbert Marcuse memiliki efek yang cenderung mengarah pada efek negatif. Hal itu ditunjukkan oleh kecenderungan budaya praktis dalam setiap lini kehidupan masyarakat modern, di mana hampir segala keburtuhan sehari-hari mampu didapatkan dengan mudah. Sehingga menimbulkan budaya konsumerisme. Budaya konsumerisme dapat dikenali dari cara pandang masyarakat yang memprioritaskan gaya hidup mewah sebagai indikator kebagahiaan yang hakiki. Padahal budaya konsumerisme tergolong dalam kategori gaya hidup yang boros.
Kebutuhan hakiki merupakan dasar rujukan dari segala kebutuhan hidup. Menurut pandangan Herbert Marcuse sebagaimana tertuang dalam kritiknya terhadap masyarakat modern mengemukakan bahwa prioritas pemenuhan kebutuhan pada masyarakat modern antara barang primer, sekunder, dan tersier seringkali berubah-ubah karena disebabkan oleh faktor tingginya tingkat kenginan. Oleh karena itu, kritik kehidupan sosial masyarakat modern secara eksplisit telah terangkum dalam pemikiran Herbert Marcuse melalui karyakaryanya.
Kata kunci: Masyarakat Satu Dimensi, Kapitalisme, Konsumerisme
References
Andreski, S. (1989). Max Webber, Kapitalisme, Birokrasi, dan Agama, terj. Hartono Hadikusumo. cet ke¬I. Yogyakarta: Tria Wacana.
Anshoriy, N. (2008). Dekontruksi Kekuasaan. cet ke ¬1. Yogyakarta: LkiS.
Baritz, L. (1960). The Servants of Power. A History of the Use of Social Science in American Industry. Middletown. Wesleyan University Press.
Baudrillard, J. P. (2004). Masyarakat Konsumsi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Bell, D. (2001). Matinya Ideologi, cet ke ¬I. Yogyakarta, Penerbit Yayasan Indonesiatera.
Bertens, K. (2014). Sejarah Filsafat Kontemporer Jerman dan Inggris. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Jay, M. (1973). Sejarah Mazhab Frankfurt. Vol ¬1 California: University of California Press.
¬Suseno, F. M. (2013). Dari Mao ke Marcuse. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Marcuse, H. (1973). A Study on Authority, translated Studies and Critical Philosophy. Boston: Beacon Press.
Miles, S. (1998).Consumerism as a Way of Life. Vol ¬I. London: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munti, R. B. (2005). Demokrasi Keintiman, Seksualitas di Era Global, cet ke¬l Yogyakimia LKIS.
Piliang, Y. A. (2004). Dunia yang Dilipat. cet ke ¬l. Yogyakarta: Jalasutra.
Ritzer, Ge. (2002). Ketika Kapitalisme Berjingkrang, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santoso, L. (2014). Epistemologi Kiri, Yogyakarta: Ar¬Ruzz Media.
Setiadi, N. J. (2010). Perilaku Konsumen, cet ke ¬l. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Simamora, B. (2008). Panduan Riset Perilaku Konsumen. cet ke¬I. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Soedjatmiko, H. (2007). Saya Berbelanja Maka Saya Ada: Ketika Konsumsi Dan Desain Menjadi Gaya Hidup Konsumeris. cet ke¬I. Yogyakarta: Jalasutra.
Soetoprawiro, K. (2003). Bukan Kapitaalisme, Bukan Sosialisme. cet ke ¬I Yogyakarta: Kanisius.
Susilo, S. Z., Achmad C., & Baker, A. (2005). Metodologi Penelitian Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat