FENOMENA KOREAN WAVE DAN FANATISME PENGGEMAR DALAM BERMEDIA SOSIAL STUDI KELOMPOK FANDOM K-POP DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Penulisan skripsi ini terkait fenomena Korean Wave dan fanatisme penggemar dalam bermedia sosial guna mendeskripsikan pengaruh dan dampak yang ditimbulkan dari fenomena Korean Wave di Indonesia. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan bagaimana fenomena Korean Wave dapat membentuk fanatisme penggemar dalam aksinya di media sosial; (2) menjabarkan bagaimana bentuk dan pola fanatisme penggemar terhadap K-Pop; (3) mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku fanatik. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penggemar K-Pop baik yang tergabung ke dalam komunitas penggemar (fandom) maupun yang tidak. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik snowball, sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Solidaritas Sosial oleh Emile Durkheim dan teori Identitas Sosial oleh Henri Tajfel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan masuknya budaya asing termasuk satu diantaranya adalah fenomena Korean Wave diketahui dapat membentuk perilaku fanatisme penggemar. Pembentukan perilaku ini dapat dilihat dari adanya ikatan emosional yang dengan sengaja dibangun guna memperkuat hubungan antara penggemar dan idola. Sementara itu, identitas diri sebagai sesama penggemar kemudian membentuk solidaritas yang kuat antara sesama mereka. Solidaritas yang berlebihan ini secara tidak langsung dapat berkembang menjadi energi negatif yang merugikan orang lain, bahkan hingga menimbulkan konflik. Kemudian, dengan difasilitasi oleh media sosial, strategi pemasaran serta daya tarik yang ditampilkan oleh idola-idola K-Pop, juga turut andil dalam pembentukan perilaku fanatisme tersebut.
Kata Kunci : Fanatisme, Fandom, Korean Wave, Media Sosial.
References
Abd-Rahim, Atiqah. 2019. “Online Fandom: Social Identity and Social Hierarchy of Hallyu Fans.” Journal for Undergraduate Ethnography 9(1):65–81.
Abrams, Dominic Ed, and Michael A. Hogg. 1990. Social Identity Theory: Constructive and Critical Advances. Springer-Verlag Publishing.
Anggito, Albi, and Johan Setiawan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
Ardhiza, Anabella Rieska, Wahyu Eko Setianingsih, and Ahmad Izzudin. 2023. “Pengaruh Design Product, Personal Branding, Distribution, Dan Digital Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Album K-Pop (Studi Kasus Pembeli Pada Weverse Shop).” Growth 21(1):99–105.
Baudrillard, Jean. 2020. “The Finest Consumer Object: The Body.” Pp. 277–82 in The Body. Routledge.
Bok-Rae, Kim. 2015. “Past, Present and Future of Hallyu (Korean Wave).” American International Journal of Contemporary Research 5(5):154–60.
CNN Indonesia. 2020. “Drama Korea, Hiburan Favorit Kala Pandemi Melanda.” Cnnindonesia.Com.
KBS World Indonesian. 2020. “Penggemar ‘Hallyu’ Akan Capai 100 Juta Orang Di Seluruh Dunia.” World.Kbs.Co.Kr.
Kementerian Perdagangan RI. 2019. “Indonesia - Korsel Teken Deklarasi Penyelesaian Perundingan IK-CEPA.” Kemendag.Go.Id.
Kim, Suweon. 2023. “Almost South–South Solidarity: The Frustration of K-Pop Fans (but Not True Fans) in South Africa.” International Journal of Cultural Studies 13678779231181412.
Merdeka, Rizka Maria. 2023. “Memahami Komunitas: Definisi, Ciri-Ciri, Jenis, Dan Manfaatnya.” Greatdayhr.Com.
Miles, Huberman, and A. Michael Huberman. 2020. “Saldana.(2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook.” New York: Sage Publications, Inc.
Moleong, Lexy J. 2019. “Metodologi Penelitian Kualitatif. Kemendikbud Dan Mohammad Tohir,―Empat Pokok Kebijakan Merdeka Belajar.” Preprint (Open Science Framework) 15.
Nursalam, Nursalam, Irvan Mustafa, Abd Rahim, and Asri Ismail. 2022. “Konstruksi Penciptaan Fantasi Dan Wacana Pada K-Pop Black Pink.” Aksara 34(2):228–43.
Purba, Ririn, and Nuzul Solekhah. 2019. “Kesetiakawanan Fans K-Pop Di Era Digital.” Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial 43(2):187–94.
Sahara, Narulita, Rosleny Marliani, and Elisa Kurniadewi. 2022. “Gambaran Konflik Antar Kelompok Penggemar Korean Pop Di Media Sosial.” Psyche: Jurnal Psikologi 4(1):31–46.
Setiadi, Efan. 2015. “Pengaruh Globalisasi Dalam Hubungan Internasional.” Jurnal International & Diplomacy Universitas Satya Negara Indonesia 1(1):11–23.
Sugiyono, Sugiyono, and Puji Lestari. 2021. “Metode Penelitian Komunikasi (Kuantitatif, Kualitatif, Dan Cara Mudah Menulis Artikel Pada Jurnal Internasional).”
Tartila, Pintani Linta. 2013. “Fanatisme Fans Kpop Dalam Blog Netizenbuzz.” Commonline 2(3):190–205.
Valentina, Annisa, and Ratna Istriyani. 2013. “Gelombang Globalisasi Ala Korea Selatan.” Jurnal Pemikiran Sosiologi 2(2).
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat