TINDAKAN SOSIAL PARA PELAKU BISNIS ALA K-POPERS DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • Citra Anisa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Donatianus Donatianus Tanjungpura University image/svg+xml
  • Indah Listyaningrum Tanjungpura University image/svg+xml

Abstract

Citra Anisa (E.1041171006) : Tindakan Sosial Para Pelaku Bisnis Ala K-Popers Di Kota Pontianak. Skripsi Program Studi Ilmu Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan banyaknya perilaku sosial yang ditunjukkan oleh para pelaku bisnis gaya K-Pop di Kota Pontianak, serta untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang berkontribusi terhadap maraknya barang-barang yang tidak sah atau palsu. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Strategi pengumpulan data meliputi penggunaan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah preferensi fashion para K-Pop lovers yang juga merupakan kalangan profesional di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan teori Aksi Sosial Max Weber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku sosial yang ditunjukkan oleh para pelaku bisnis K-Pop semata-mata ditujukan untuk mencapai kesuksesan dalam usahanya. Tindakan rasional instrumental berkaitan dengan strategi pemasaran dan interaksi dengan pembeli atau komunitas penggemar K-Pop. Tindakan berorientasi nilai mengutamakan pertimbangan etis dalam bisnis. Tindakan tradisional bertujuan untuk memudahkan proses pengambilan keputusan pembeli dengan menyediakan barang. Tindakan afektif berpusat pada partisipasi dalam suatu peristiwa. Kehadiran barang-barang yang tidak sah atau tiruan dipengaruhi oleh banyak variabel, antara lain meluasnya popularitas K-Pop, tersedianya pilihan yang lebih hemat biaya, hadirnya desain yang inovatif, dan kuatnya keinginan penggemar dalam mengoleksi memorabilia K-Pop. Kehadiran item yang tidak disetujui atau ditiru dalam budaya K-Pop dapat dikaitkan dengan empat kategori aktivitas sosial yang diuraikan oleh Max Weber. Hal ini menunjukkan bahwa proses perancangan dan pembuatan barang yang tidak sah atau ditiru memerlukan serangkaian faktor dan prinsip yang sejalan dengan kerangka teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Weber.

 

Kata Kunci: Pelaku Bisnis ala K-Popers, Faktor, Imitasi dan Tindakan

References

Anggito, A., & Setiwan, J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak.

Bagong, S. 2013. Sosiologi Ekonomi Kapitalisme dan Konsumsi di Era Masyarakat Post-Modernisme. Jakarta: Kencana.

Damsar. 2015. Pengantar Teori Sosiologi. Jakarta: KENCANA

Kusumastuti, A. & Khoiron, A.M. 2019. Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.

Mamik. 2015. Metodologi Kualitatif. Sidoarjo: Zifatama Publisher.

Martono, N. 2011. Sosiologi Perubaan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Postmodern dan Poskolonial. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.

Moleong, L. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Rafsandjani. & Firdian, R. 2017. Pengantar Bisnis Bagi Pemula. Malang: CV. Kautsar Abadi.

Wirawan, I.B. 2012. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. Jakarta: KENCANA.

JURNAL/SKRIPSI ONLINE

Azmi, U. 2019. Dampak Korean Wave (Hallu) Terhadap Perilaku Konsumen Pada Mahasiswa STIE Nobel Indonesia Makassar.

Published

2025-09-30